Nilai tukar AUD/CNY menguntungkan! Apakah "kartu kenaikan suku bunga" Australia dapat bertahan hingga 2026?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Aussie dollar baru-baru ini sedang naik daun. Pada akhir Desember, AUD/USD sempat melonjak ke 0.6727, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2024. Melompat ke awal tahun 2025, kenaikan kumulatif Aussie terhadap dolar sudah lebih dari 8.4%, langsung memecahkan performa awal tahun.

Yang menarik, kekuatan Aussie tidak hanya terlihat terhadap dolar AS, tetapi juga terhadap RMB, di mana kurs AUD/CNY juga ikut naik. Logika di balik ini sebenarnya cukup sederhana—Bank Sentral Australia dan Federal Reserve sedang mengalami sedikit perbedaan dalam kebijakan “penurunan suku bunga”.

Australia akan menaikkan suku bunga, AS tetap menurunkan suku bunga

Inflasi di Australia akhir-akhir ini menunjukkan tanda-tanda rebound. Risalah rapat bank sentral bulan Desember mengandung nuansa hawkish, dan pasar secara umum memperkirakan Bank Australia akan menaikkan suku bunga pada 2026. Sebaliknya, Federal Reserve masih diharapkan melanjutkan siklus penurunan suku bunga, dengan prediksi industri bahwa akan ada 2 kali penurunan suku bunga di 2026. Operasi kebijakan yang berlawanan ini langsung meningkatkan daya tarik Aussie.

Yang lebih penting, komoditas utama akhir-akhir ini sedang melesat. Emas, perak, dan tembaga secara bergantian mencatat rekor tertinggi, dan sebagai negara penghasil sumber daya utama, ini adalah kabar baik besar. Harga komoditas naik → pendapatan ekspor Australia meningkat → ekonomi membaik → AUD menjadi lebih berharga. Rantai logika ini sepenuhnya diserap pasar.

Bagaimana pandangan bank terhadap AUD 2026?

Deutsche Bank memprediksi bahwa keunggulan spread suku bunga AUD dalam sistem mata uang G10 akan semakin melebar. Target mereka adalah AUD/USD mencapai 0.69 pada kuartal kedua 2026, dan mencapai 0.71 di akhir tahun.

Bank Nasional Australia lebih agresif lagi, mereka memperkirakan Bank Australia akan menaikkan suku bunga sebanyak 2 kali di 2026. Dengan asumsi ini, AUD/USD bisa naik ke 0.71 di kuartal kedua, bahkan bisa mencapai 0.72 di kuartal ketiga. Dengan kata lain, potensi apresiasi Aussie terhadap dolar masih sangat besar. Ekspektasi ini juga akan mendukung performa kurs AUD/CNY.

Dua momen paling krusial berikutnya

Namun, apakah Aussie bisa mempertahankan kekuatannya ini, sangat bergantung pada dua peristiwa besar berikutnya. Pada 28 Januari, Australia akan mengumumkan data CPI kuartal keempat; dan pada 3 Februari, Reserve Bank of Australia akan mengumumkan keputusan suku bunga terbaru. Dua data ini akan langsung mempengaruhi penilaian pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh RBA, dan selanjutnya menentukan apakah AUD dan kurs AUD/CNY akan terus menunjukkan “pertunjukan apresiasi”.

Dari ritme saat ini, ekspektasi kenaikan suku bunga RBA sudah cukup jelas, dan pasar secara umum menerima logika ini. Masalahnya, apakah ekspektasi ini akan terbukti benar oleh data berikutnya. Jika kedua data sesuai prediksi, momentum kenaikan AUD mungkin akan semakin diperkuat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)