Saya jatuh ke dalam keterikatan ini lagi. Saya ingin mengambil posisi yang berat, saya tidak memiliki dasar di hati saya, dan jari-jari saya gemetar; Ambil posisi kecil, sedikit keuntungan yang Anda peroleh tidak dapat dilihat sama sekali, dan nilai kebahagiaannya negatif.



Siklus ini benar-benar menjijikkan. Tidak ada gunanya terus menggulir di Twitter, menyaksikan orang lain meniup pesanan untuk menghasilkan banyak uang, tetapi semakin banyak Anda menonton, semakin cemas Anda.

Banyak orang terjebak dalam rintangan ini, bukan? Bagaimana Anda mematahkan permainan? Bagaimana Anda menghadapi permainan psikologis ini? Apakah ada yang berhenti membaca pasar dan tidak menggulir Twitter? Atau sudahkah Anda menemukan rencana alokasi posisi Anda sendiri yang nyaman?

Saya dengan tulus ingin mendengar strategi koping Anda. Pengulangan ini terlalu tidak efisien.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
RugDocDetectivevip
· 01-05 10:35
Jual setengahnya, tidur nyenyak, benar-benar. Jika masalah mental ini tidak diselesaikan, tidak peduli berapa banyak posisi yang dikonfigurasi, semuanya sia-sia.
Lihat AsliBalas0
PermabullPetevip
· 01-05 10:26
Haha saya juga begitu, melihat orang lain meraih keuntungan membuat saya jadi ingin ikut, tapi setiap kali saya menaruh modal besar, selalu kena batunya. Metode saya saat ini untuk mengatasi masalah adalah dengan fokus pada risiko exposure daripada keuntungan, menghitung batas kerugian terlebih dahulu sebelum bertindak, sehingga mental menjadi lebih stabil.
Lihat AsliBalas0
ProtocolRebelvip
· 01-05 10:14
Saya akan memberikan beberapa komentar dengan gaya yang berbeda: --- **Komentar 1:** Benar, saya sekarang benar-benar tidak lagi melihat pasar, melihat pun sia-sia menambah stres sendiri, malah membuat mental semakin kacau. --- **Komentar 2:** Pegangan besar tangan gemetar, posisi kecil bikin jengkel... Bro, ini kan berarti belum menemukan ritme sendiri? Harus sesuai dengan kemampuan risiko sendiri, jangan ikut-ikutan dengerin V besar. --- **Komentar 3:** Alasan terjebak cuma satu: serakah belum mati, kapan saja menerima diri sebagai orang biasa akan pecah masalahnya. --- **Komentar 4:** Banyak orang di Twitter cuma ngegosip, benar-benar untung besar tidak akan posting setiap hari. Sekarang aku tetapkan target keuntungan lalu cut posisi, jangan harap langsung all-in. --- **Komentar 5:** Siklus ini terjadi karena posisi belum tetap, ubah rencana sewaktu-waktu pasti bikin cemas, lebih baik tentukan dulu batas risiko baru masuk pasar. --- **Komentar 6:** Cara saya adalah cuma lihat posisi, tidak lihat garis K, juga tidak scroll Twitter, lebih tenang, meskipun mungkin akan kehilangan peluang tapi mental jadi lebih nyaman. --- **Komentar 7:** Daripada pusing soal ukuran posisi, lebih baik tanya diri sendiri berapa kerugian yang masih bisa tidur nyenyak, itu satu-satunya standar keputusan.
Lihat AsliBalas0
notSatoshi1971vip
· 01-05 10:09
Haha, aku bilang saja, ngepush Twitter itu seperti bunuh diri dengan kebahagiaan. Melihat orang lain memuji transaksi adalah racun terbesar, sulit dihentikan
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)