Rencana tahun 2026 sangat jelas: mendalami aplikasi rekayasa AI, kembali belajar coding. Ini bukan hanya pilihan pribadi, tetapi juga sebuah titik balik. Ketika AI menjadi alat produktivitas, mereka yang menguasainya akan mendapatkan keunggulan kompetitif secara eksponensial. Kemampuan pemrograman menentukan apakah Anda benar-benar dapat mengendalikan alat-alat ini. Dari pengembangan Web3 hingga rekayasa perangkat lunak tradisional, semua pengembang yang mengikuti gelombang ini sedang mendefinisikan ulang batas kekuasaan pribadi. Ini bukan sekadar gimmick—siapa yang mampu melakukan pengembangan mendalam dengan kekuatan AI, dia akan mendapatkan tiket masuk ke dekade berikutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Rencana tahun 2026 sangat jelas: mendalami aplikasi rekayasa AI, kembali belajar coding. Ini bukan hanya pilihan pribadi, tetapi juga sebuah titik balik. Ketika AI menjadi alat produktivitas, mereka yang menguasainya akan mendapatkan keunggulan kompetitif secara eksponensial. Kemampuan pemrograman menentukan apakah Anda benar-benar dapat mengendalikan alat-alat ini. Dari pengembangan Web3 hingga rekayasa perangkat lunak tradisional, semua pengembang yang mengikuti gelombang ini sedang mendefinisikan ulang batas kekuasaan pribadi. Ini bukan sekadar gimmick—siapa yang mampu melakukan pengembangan mendalam dengan kekuatan AI, dia akan mendapatkan tiket masuk ke dekade berikutnya.