Pemerintah Korea Selatan sedang memperkuat upaya mereka untuk memantau pasar aset digital. Otoritas pajak telah meluncurkan sistem baru yang didukung kecerdasan buatan yang dirancang untuk menganalisis sekitar 8 miliar transaksi kriptografi setiap tahun, menurut informasi dari NS3.AI. Langkah ini merupakan bagian dari regulasi baru yang akan berlaku sepanjang tahun 2026.
Kecerdasan Buatan untuk Pengawasan Pajak
Layanan Pajak Nasional Korea Selatan mengakui perlunya menyesuaikan alat pengawasannya dengan era digital. Sistem berbasis kecerdasan buatan ini menandai perubahan besar dalam pendekatan negara terhadap pengawasan operasi dengan cryptocurrency. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi pola mencurigakan yang dapat menunjukkan penghindaran atau penipuan pajak, sehingga otoritas dapat mengambil langkah pencegahan secara lebih efektif.
Kemampuan memproses jutaan transaksi secara bersamaan memberikan keunggulan besar dibandingkan metode audit tradisional. Korea Selatan berusaha menjadi regulator modern yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan penegakan hukum pajak secara ketat.
Kewajiban Baru untuk Sektor Aset Kripto
Inisiatif ini merupakan bagian dari kerangka regulasi yang lebih luas yang mewajibkan platform pertukaran untuk melaporkan data rinci tentang aktivitas pengguna mereka. Korea Selatan telah menetapkan bahwa operator aset kripto harus memenuhi kewajiban pelaporan informasi, langkah yang sejalan dengan komitmen global pemerintah untuk memerangi penipuan pajak digital.
Penerapan persyaratan ini mencerminkan tekad Korea Selatan untuk memastikan bahwa perpajakan aset virtual diterapkan dengan ketat seperti di sektor ekonomi lainnya. Negara ini mengantisipasi bahwa langkah-langkah ini akan memperkuat penerimaan pajak dan meningkatkan transparansi di pasar cryptocurrency.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Korea Selatan Perkuat Pengawasan Cryptocurrency dengan Kecerdasan Buatan
Pemerintah Korea Selatan sedang memperkuat upaya mereka untuk memantau pasar aset digital. Otoritas pajak telah meluncurkan sistem baru yang didukung kecerdasan buatan yang dirancang untuk menganalisis sekitar 8 miliar transaksi kriptografi setiap tahun, menurut informasi dari NS3.AI. Langkah ini merupakan bagian dari regulasi baru yang akan berlaku sepanjang tahun 2026.
Kecerdasan Buatan untuk Pengawasan Pajak
Layanan Pajak Nasional Korea Selatan mengakui perlunya menyesuaikan alat pengawasannya dengan era digital. Sistem berbasis kecerdasan buatan ini menandai perubahan besar dalam pendekatan negara terhadap pengawasan operasi dengan cryptocurrency. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi pola mencurigakan yang dapat menunjukkan penghindaran atau penipuan pajak, sehingga otoritas dapat mengambil langkah pencegahan secara lebih efektif.
Kemampuan memproses jutaan transaksi secara bersamaan memberikan keunggulan besar dibandingkan metode audit tradisional. Korea Selatan berusaha menjadi regulator modern yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan penegakan hukum pajak secara ketat.
Kewajiban Baru untuk Sektor Aset Kripto
Inisiatif ini merupakan bagian dari kerangka regulasi yang lebih luas yang mewajibkan platform pertukaran untuk melaporkan data rinci tentang aktivitas pengguna mereka. Korea Selatan telah menetapkan bahwa operator aset kripto harus memenuhi kewajiban pelaporan informasi, langkah yang sejalan dengan komitmen global pemerintah untuk memerangi penipuan pajak digital.
Penerapan persyaratan ini mencerminkan tekad Korea Selatan untuk memastikan bahwa perpajakan aset virtual diterapkan dengan ketat seperti di sektor ekonomi lainnya. Negara ini mengantisipasi bahwa langkah-langkah ini akan memperkuat penerimaan pajak dan meningkatkan transparansi di pasar cryptocurrency.