Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Wakil Presiden AS Vance mengkritik kebijakan Uni Eropa di Hongaria
Tanya AI · Mengapa Vance memilih mengkritik kebijakan Uni Eropa sebelum pemilu Hungaria?
Pada waktu setempat tanggal 7, Wakil Presiden AS Vance menghadiri sebuah rapat umum di ibu kota Hungaria, Budapest, dan secara terbuka mengkritik kebijakan Uni Eropa, serta menyatakan dukungan untuk Perdana Menteri Hungaria Orban agar terpilih kembali.
Pada hari yang sama, saat hadir dalam acara bersama Orban, Vance menyerukan agar rakyat Hungaria menolak “birokrasi Eropa”, serta mengkritik cara pimpinan Uni Eropa menangani isu imigrasi, energi, dan kedaulatan negara anggota. Ia memuji kebijakan Orban, mendorong pemilih Hungaria untuk secara aktif berpartisipasi dalam pemilihan umum parlemen, “mendukung Orban”.
Dalam rapat umum tersebut, Vance juga menelepon Presiden AS Trump. Dalam panggilan telepon itu, Trump menyebut Orban sebagai “orang yang luar biasa”.
Hungaria dijadwalkan menggelar pemilihan umum parlemen pada 12 April. Orban yang memimpin secara berkelanjutan sejak 2010 akan berupaya untuk kembali terpilih. Pengamat umumnya menilai ini adalah salah satu pemilihan paling menantang yang dihadapi Orban selama masa pemerintahannya. (Reporter CCTV, Wu Han Ying)