

Strategi grid trading merupakan metode perdagangan sistematis yang beroperasi di sekitar harga acuan. Inti dari strategi ini adalah: saat harga turun, sistem secara otomatis melakukan pembelian pada titik pemicu yang telah ditentukan; saat harga naik, sistem mengeksekusi penjualan pada titik pemicu tersebut. Dengan pendekatan pembagian level ini, trader dapat mengelola profit dan risiko secara efektif.
Grid trading pada dasarnya adalah strategi perdagangan terotomatisasi yang memanfaatkan volatilitas harga untuk menghasilkan profit berulang. Berbeda dengan strategi pasif seperti DCA, grid trading ibarat “menebar jaring ikan” di pasar, memanfaatkan pergerakan harga dalam suatu rentang untuk memperoleh selisih harga lewat aksi beli di harga rendah dan jual di harga tinggi secara terus-menerus. Strategi ini sangat tepat untuk pasar yang bergerak sideways, karena dapat mengubah volatilitas menjadi profit nyata.
Metode grid trading (Grid Trading Method), juga dikenal sebagai metode jaring ikan, berlandaskan filosofi “strategi pengelolaan posisi lebih penting daripada waktu eksekusi.” Artinya, daripada berupaya menebak titik balik harga dengan presisi, lebih baik membangun sistem manajemen posisi yang terstruktur. Secara teknis, trader memilih harga acuan, lalu menempatkan order beli dan jual pada interval tertentu di atas dan bawah harga tersebut. Ketika harga naik sejumlah poin, order jual (short) ditempatkan; ketika harga turun sejumlah poin, order beli (long) ditempatkan. Saat harga bergerak sesuai harapan, posisi ditutup untuk merealisasikan profit, dan order yang sama kembali ditempatkan di level awal. Susunan order ini membentuk pola seperti jaring ikan yang aktif menangkap peluang profit dalam pasar fluktuatif.
Strategi grid spot adalah strategi perdagangan otomatis yang menjalankan aksi beli di harga rendah dan jual di harga tinggi dalam rentang harga tertentu. Trader cukup mengatur tiga parameter utama: harga tertinggi rentang, harga terendah rentang, dan jumlah grid yang diinginkan. Setelah pengaturan selesai, sistem otomatis menghitung harga beli dan jual pada setiap grid, serta menempatkan order secara mandiri.
Seiring pergerakan harga pasar, strategi grid spot terus melakukan aksi beli rendah-jual tinggi dalam rentang yang diatur, menghasilkan profit dari setiap fluktuasi harga. Keunggulan utama strategi ini terletak pada “arbitrase volatilitas beli rendah-jual tinggi”, sehingga sangat cocok untuk dua kondisi pasar: pertama, pasar sideways dengan harga bergerak naik-turun dalam rentang tertentu; kedua, pasar bullish yang bergerak fluktuatif.
Namun, perlu dicatat bahwa strategi grid spot memiliki risiko signifikan pada tren penurunan. Saat pasar mengalami penurunan berkelanjutan, strategi akan terus membeli aset yang harganya menurun, sehingga potensi kerugian portofolio bisa membesar. Oleh karena itu, sebelum menggunakan strategi grid spot, disarankan menganalisis tren pasar terlebih dahulu dan menghindari strategi ini saat pasar jelas-jelas bearish.
Di exchange utama, pengguna umumnya dapat menemukan fitur grid spot pada menu strategi trading. Setelah memilih pasangan spot, pengguna dapat langsung memanfaatkan fitur ini. Platform biasanya menyediakan mode pembuatan otomatis, di mana sistem merekomendasikan parameter berdasarkan data historis, atau pengguna dapat membuat pengaturan secara manual sesuai preferensi.
Strategi grid kontrak adalah strategi otomatis yang memanfaatkan kontrak derivatif untuk melakukan aksi beli di harga rendah dan jual di harga tinggi dalam rentang tertentu. Mirip dengan grid spot, pengguna hanya perlu mengatur harga tertinggi, harga terendah, dan jumlah grid; sistem otomatis menghitung harga tiap grid dan menempatkan order. Bedanya, grid kontrak mendukung dua arah sekaligus: bisa long maupun short.
Inti strategi grid kontrak tetap pada “arbitrase volatilitas”, dan sangat ideal digunakan saat pasar diperkirakan akan fluktuatif dalam periode cukup lama. Keunikan grid kontrak adalah pengguna dapat menyetel kecenderungan long atau short, dengan tiga mode sebagai berikut:
Grid Long: Hanya membuka dan menutup posisi long; cocok untuk pasar bullish yang berfluktuasi. Saat tren pasar naik namun ada koreksi jangka pendek, grid long dapat memperoleh profit dari volatilitas tanpa kehilangan momentum kenaikan.
Grid Short: Hanya membuka dan menutup posisi short; cocok untuk pasar bearish yang bergerak fluktuatif. Jika tren pasar turun namun terdapat rebound sementara, grid short dapat memanfaatkan fluktuasi ini untuk profit.
Grid Netral: Membuka/menutup posisi short di atas harga pasar saat strategi diaktifkan, dan membuka/menutup posisi long di bawah harga pasar. Mode ini tidak mengas











