Pendiri token LIBRA berjuang melawan gugatan class action, dengan alasan kurangnya yurisdiksi

TapChiBitcoin
TOKEN3,46%

Pencipta token LIBRA sedang berusaha untuk membatalkan gugatan class action di New York, berargumen bahwa pengadilan tidak memiliki yurisdiksi karena token ini ditawarkan secara global. Hayden Davis, salah satu pendiri Kelsier Ventures, meminta pengadilan untuk membatalkan gugatan tersebut, dengan menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak terkait dengan New York.

Davis menekankan bahwa dia tidak tinggal, tidak bertransaksi, dan tidak berada di New York saat perilaku salah terjadi. Dia juga berpendapat bahwa promosi token LIBRA tidak ditujukan kepada warga New York. Gugatan diajukan oleh sekelompok pembeli LIBRA, yang menuduh Davis dan para pendiri lainnya telah menipu investor mengenai tujuan token tersebut.

Kelompok penggugat telah memenangkan perintah penyitaan aset senilai 57,65 juta dolar terkait dengan proyek LIBRA. Davis meminta gugatan tersebut ditolak tanpa preseden agar dapat diajukan kembali di pengadilan lain.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar