Harga tembaga mendekati 11.000 dolar AS, mendekati rekor tertinggi.

Jin10 Data 24 Oktober: Harga tembaga kembali menguji 11.000 dolar per ton, mendekati rekor tertinggi yang dicapai tahun lalu, karena optimisme umum terhadap permintaan di pasar, sementara Bencana Tambang terus terjadi, menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan. Dalam perdagangan di London, kontrak berjangka tiga bulan naik lebih dari 1%, mendekati 10.970 dolar per ton. Untuk logam dasar lainnya, harga aluminium naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun, sedangkan harga seng dan timah juga mengalami kenaikan pada hari Jumat. Harga tembaga telah naik sekitar seperempat tahun ini, pulih dari aksi jual besar-besaran yang dipicu oleh peningkatan perang dagang oleh pemerintahan Trump pada bulan April. Tantangan di sisi pasokan telah menjadi fokus perhatian investor, termasuk penghentian operasi tambang besar Freeport McMoRan di Grasberg, Indonesia, setelah terjadinya longsor. Freeport minggu ini menyatakan bahwa tambang tembaga terbesar kedua di dunia, Grasberg, masih dalam status berhenti operasi dan akan memberikan laporan prospek kepada investor bulan depan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
BrotherNineIsMightyAndvip
· 2025-10-24 08:38
快masukkan posisi!🚗
Lihat AsliBalas0