Polisi India telah menangkap sekelompok penjahat siber di Bengaluru yang diduga menyamar sebagai bagian dukungan Microsoft untuk menipu warga Amerika. Kelompok ini dikatakan menyamar sebagai teknisi Microsoft, menggunakan peringatan FTC palsu dan memeras korban. Pihak berwenang telah menahan 21 orang setelah menggerebek kantor Musk Communications di Whitefield, menyita banyak laptop, telepon, dan hard drive.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kelompok tersebut telah menguasai sejumlah uang hingga jutaan USD melalui iklan online yang ditargetkan kepada pengguna Amerika. Iklan tersebut menyebabkan komputer membeku dan menampilkan nomor dukungan Microsoft palsu. Ketika korban menelepon, penipu mengklaim bahwa data telah diretas dan meminta pembayaran untuk “memperbaiki”. Polisi terus menyelidiki aspek keuangan dan meminta masyarakat untuk waspada, melaporkan perilaku mencurigakan.