Bank terbesar Rusia, Sberbank, mengembangkan pinjaman jaminan kripto, pengawasan yang semakin dekat mendorong industri beralih ke kepatuhan

GateNews
DEFI5,54%

Seiring kerangka regulasi kripto Rusia yang semakin jelas, bank terbesar Rusia—Sberbank Rusia—sedang mengevaluasi kemungkinan peluncuran pinjaman jaminan kripto. Langkah ini dipandang sebagai sinyal penting bahwa sistem keuangan Rusia sedang bergerak dari transaksi kripto tunggal menuju layanan keuangan kripto yang lebih kompleks (seperti pembiayaan jaminan aset kripto).

Wakil Ketua Sberbank, Anatoly Popov, menyatakan bahwa bank tersebut telah siap bekerja sama dengan otoritas pengatur untuk membangun infrastruktur yang diperlukan untuk pinjaman jaminan kripto. Ia menunjukkan bahwa secara teknis bank sudah memenuhi syarat, tetapi waktu pelaksanaan tergantung pada kerangka regulasi yang masih dalam penyempurnaan. Jika berjalan lancar, produk semacam ini diharapkan dapat secara resmi diluncurkan sekitar atau sebelum batas waktu regulasi tahun 2026.

Rencana ini merupakan bagian dari strategi aset digital yang lebih luas dari Sberbank. Hanya tahun ini, bank telah menerbitkan lebih dari 160 aset tokenisasi yang mencakup bidang properti, minyak, dan komoditas lainnya, terus memperluas ekosistem keuangan tokenisasi di Rusia.

Sementara itu, bursa utama Rusia juga sedang mempersiapkan implementasi regulasi. Bursa Moskow dan Bursa Saint Petersburg telah menyatakan bahwa begitu legislasi terkait berlaku mulai 1 Juli 2026, mereka akan langsung meluncurkan layanan perdagangan kripto yang diawasi. Skema regulasi ini membedakan secara jelas antara investor memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, di mana investor tidak memenuhi syarat menghadapi batasan volume perdagangan dan jenis aset, sementara investor memenuhi syarat harus melalui tes kesadaran risiko.

Secara kebijakan, sikap resmi Rusia telah berangsur dari awal yang berhati-hati bahkan menolak, menuju “mengizinkan di bawah pengawasan ketat”. Data menunjukkan bahwa volume perdagangan kripto Rusia dari 2024 hingga 2025 mencapai miliar dolar AS, menjadikannya pasar kripto terbesar di Eropa. Aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan stablecoin yang terkait dengan rubel juga meningkat secara signifikan, mendorong otoritas regulasi untuk semakin memperhatikan dampak sistemik dari bidang ini.

Selain itu, peran penambangan kripto di Rusia juga sedang didefinisikan ulang. Pemerintah telah memasukkan penambangan ilegal ke dalam kerangka regulasi dan mengakui potensi dampaknya terhadap ekonomi dan nilai tukar rubel.

Secara keseluruhan, menjelang batas waktu regulasi tahun 2026, eksplorasi pinjaman jaminan kripto oleh Sberbank Rusia tidak hanya mencerminkan minat industri perbankan terhadap finansialisasi aset kripto, tetapi juga menandai bahwa pasar kripto Rusia sedang mempercepat peralihan dari zona abu-abu menuju tahap perkembangan yang sesuai regulasi dan sistematis.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar