Pasar kripto mengalami kejadian likuidasi tajam selama 24 jam terakhir, menghapus hampir $190 juta dalam posisi leverage. Penjual pendek menyerap sebagian besar kerugian, dengan sekitar $140 juta dalam taruhan bearish dihapus saat harga melonjak dengan cepat. Pergerakan mendadak ini mengejutkan para trader dan memaksa terjadinya rangkaian penutupan paksa di berbagai bursa utama.
Shorts Menanggung Beban Rally
Data mengonfirmasi bahwa posisi short menyumbang hampir 74% dari total likuidasi. Trader yang memposisikan diri untuk downside menghadapi panggilan margin cepat saat harga meningkat pesat. Ketidakseimbangan ini menyoroti bagaimana posisi bearish yang padat memperkuat rally setelah pergerakan harga melawan ekspektasi. Peta panas likuidasi menunjukkan bahwa Bitcoin dan Ethereum menyerap bagian terbesar dari penutupan paksa. Shorts Bitcoin saja menyumbang sekitar $27,4 juta, sementara shorts Ethereum berkontribusi sekitar $14,4 juta. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana aset kapital besar mendorong kejadian likuidasi karena likuiditas yang dalam dan penggunaan leverage yang tinggi.
Leverage Mempercepat Perluasan Harga
Saat posisi short tertutup secara otomatis, order beli membanjiri pasar. Proses mekanis ini mendorong harga lebih tinggi, memicu likuidasi tambahan dalam sebuah loop umpan balik. Dorongan Bitcoin menuju level $91.000 memperkuat tekanan jual, memaksa bearish terlambat keluar dengan harga yang tidak menguntungkan. Kondisi makro yang lebih luas memainkan peran kunci dalam lonjakan ini. Perkembangan geopolitik yang meningkat meningkatkan ketidakpastian di pasar global, mendorong investor ke aset yang lebih volatil. Kripto sekali lagi berperan sebagai instrumen ber-beta tinggi, merespons lebih cepat dan agresif dibandingkan pasar risiko tradisional.
Mengapa Short Squeeze Sangat Memukul Crypto
Pasar kripto tetap sangat rentan terhadap rangkaian likuidasi karena ketersediaan leverage yang tinggi, futures perpetual, dan partisipasi ritel. Bahkan pergerakan harga yang modest dapat memicu reaksi berlebihan saat trader berkumpul di satu sisi pasar. Peristiwa ini menegaskan betapa cepatnya sentimen dapat berbalik saat posisi menjadi terlalu padat.
Kejadian likuidasi besar sering kali mengatur ulang perilaku trader. Bear mengurangi eksposur, sementara trader momentum mendapatkan kepercayaan diri. Setelah wipeout yang berat pada posisi short, pasar sering mengalami stabilisasi sementara atau rally lanjutan saat tekanan jual menghilang. Gelombang likuidasi ini menyoroti pentingnya manajemen risiko dalam trading leverage. Trader yang sangat bergantung pada narasi jangka pendek tanpa memperhitungkan volatilitas menghadapi risiko likuidasi yang tinggi. Pasar menghargai fleksibilitas, bukan keyakinan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Crypto Shorts Terkubur Saat Gelombang Likuidasi $190 Juta Menandakan Pembalikan Pasar Mendadak
Pasar kripto mengalami kejadian likuidasi tajam selama 24 jam terakhir, menghapus hampir $190 juta dalam posisi leverage. Penjual pendek menyerap sebagian besar kerugian, dengan sekitar $140 juta dalam taruhan bearish dihapus saat harga melonjak dengan cepat. Pergerakan mendadak ini mengejutkan para trader dan memaksa terjadinya rangkaian penutupan paksa di berbagai bursa utama.
Shorts Menanggung Beban Rally
Data mengonfirmasi bahwa posisi short menyumbang hampir 74% dari total likuidasi. Trader yang memposisikan diri untuk downside menghadapi panggilan margin cepat saat harga meningkat pesat. Ketidakseimbangan ini menyoroti bagaimana posisi bearish yang padat memperkuat rally setelah pergerakan harga melawan ekspektasi. Peta panas likuidasi menunjukkan bahwa Bitcoin dan Ethereum menyerap bagian terbesar dari penutupan paksa. Shorts Bitcoin saja menyumbang sekitar $27,4 juta, sementara shorts Ethereum berkontribusi sekitar $14,4 juta. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana aset kapital besar mendorong kejadian likuidasi karena likuiditas yang dalam dan penggunaan leverage yang tinggi.
Leverage Mempercepat Perluasan Harga
Saat posisi short tertutup secara otomatis, order beli membanjiri pasar. Proses mekanis ini mendorong harga lebih tinggi, memicu likuidasi tambahan dalam sebuah loop umpan balik. Dorongan Bitcoin menuju level $91.000 memperkuat tekanan jual, memaksa bearish terlambat keluar dengan harga yang tidak menguntungkan. Kondisi makro yang lebih luas memainkan peran kunci dalam lonjakan ini. Perkembangan geopolitik yang meningkat meningkatkan ketidakpastian di pasar global, mendorong investor ke aset yang lebih volatil. Kripto sekali lagi berperan sebagai instrumen ber-beta tinggi, merespons lebih cepat dan agresif dibandingkan pasar risiko tradisional.
Mengapa Short Squeeze Sangat Memukul Crypto
Pasar kripto tetap sangat rentan terhadap rangkaian likuidasi karena ketersediaan leverage yang tinggi, futures perpetual, dan partisipasi ritel. Bahkan pergerakan harga yang modest dapat memicu reaksi berlebihan saat trader berkumpul di satu sisi pasar. Peristiwa ini menegaskan betapa cepatnya sentimen dapat berbalik saat posisi menjadi terlalu padat.
Kejadian likuidasi besar sering kali mengatur ulang perilaku trader. Bear mengurangi eksposur, sementara trader momentum mendapatkan kepercayaan diri. Setelah wipeout yang berat pada posisi short, pasar sering mengalami stabilisasi sementara atau rally lanjutan saat tekanan jual menghilang. Gelombang likuidasi ini menyoroti pentingnya manajemen risiko dalam trading leverage. Trader yang sangat bergantung pada narasi jangka pendek tanpa memperhitungkan volatilitas menghadapi risiko likuidasi yang tinggi. Pasar menghargai fleksibilitas, bukan keyakinan.