SBF di penjara mengkritik media Barat karena double standard: penangkapan Maduro dianggap ilegal, sementara penangkapan JOH dari Honduras diam saja?

Masih dalam penahanan, pendiri FTX Sam Bankman-Fried (SBF), melalui platform X, mengeluarkan suara dengan judul “Cerita dari Dua Presiden”, secara tajam mengkritik standar ganda media liberal Barat terhadap kasus Presiden Venezuela Maduro dan mantan Presiden Honduras JOH, memicu perbincangan hangat di dunia politik internasional.
(Latar belakang: pasar mengeluh tentang CZ, orang mulai merindukan SBF)
(Keterangan tambahan: SBF membongkar di penjara: Saya secara pribadi memberi dana jutaan dolar kepada Partai Republik, lalu langsung ditangkap!)

Masih dalam penahanan, pendiri FTX Sam Bankman-Fried (SBF), hari ini (6) melalui akun perwakilannya @SBF_FTX di platform X, merilis serangkaian postingan yang membentuk sebuah rangkaian, berjudul “A tale of two Presidents” (Cerita dari Dua Presiden).

[SBF berkata:]

  1. Sebuah cerita dari dua Presiden pic.twitter.com/8WIhK6mlJh

— SBF (@SBF_FTX) 6 Januari 2026

Dalam postingan tersebut, SBF membandingkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernández (JOH). Ia menunjukkan bahwa keduanya pernah berkuasa di “negara narkoba”, tetapi kinerja mereka sangat berbeda: JOH bekerja sama dengan AS untuk memerangi kelompok narkoba, menyebabkan volume perdagangan narkoba menurun secara drastis, dan secara damai menyerahkan kekuasaan setelah masa jabatannya berakhir; sementara Maduro bekerja sama dengan kelompok narkoba, volume perdagangan narkoba meningkat pesat, dan menolak mengakui hasil pemilihan, menjadi seorang diktator.

SBF kemudian menyebutkan bahwa AS menangkap dan mengekstradisi mereka ke AS setelah mereka berkuasa — JOH langsung ditangkap setelah masa jabatannya berakhir, sementara Maduro ditangkap setelah menolak mengakui hasil pemilihan. Namun, reaksi media liberal Barat sangat berbeda: penangkapan Maduro dikritik besar-besaran sebagai “ilegal”, sementara penangkapan JOH diam atau didukung; media menyerukan pembebasan Maduro, tetapi tidak bersuara untuk JOH.

SBF menegaskan di akhir bahwa ini bukan soal hukum, melainkan media liberal yang menentang Trump mendukung “diktator narkoba” Maduro, tetapi menentang pengampunan Trump terhadap kolaborator JOH. Ia secara langsung menyatakan: “Jangan percaya omong kosong mereka, ini bukan soal hukum.”

Latar belakang postingan SBF

Serangkaian postingan ini berakar dari peristiwa internasional besar baru-baru ini. Pada 3 Januari 2026, pasukan khusus AS melakukan operasi di Venezuela, menangkap Maduro dan memindahkannya ke penahanan di New York, dengan tuduhan termasuk konspirasi terorisme narkoba dan impor kokain, memicu kontroversi internasional. Sebaliknya, sebelumnya JOH dihukum 45 tahun oleh pengadilan AS karena tuduhan narkoba serupa, tetapi pada Desember 2025, dia sepenuhnya diampuni dan dibebaskan oleh Trump.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)