Apakah Bitcoin akan turun ke bawah 62.000 dolar? Peter Brandt memperingatkan: Penjualan oleh paus besar disinkronkan dengan data on-chain berbalik menjadi bearish

GateNews
BTC-1,54%

20 Januari 2024, berita menyebutkan bahwa Bitcoin (BTC) mengalami penurunan harga secara berkelanjutan di tengah meningkatnya sentimen safe haven, ketidakpastian terkait tarif Greenland, dan tekanan dari whale besar yang mengurangi posisi mereka. Harga Bitcoin sempat turun melewati level support utama dan kembali ke sekitar 92.000 USD. Beberapa analis teknikal dan platform data on-chain mengeluarkan peringatan bahwa Bitcoin mungkin memasuki fase koreksi yang lebih dalam.

Trader berpengalaman Peter Brandt menyatakan bahwa struktur teknikal Bitcoin sedang mengulangi pola yang terjadi sebelum penurunan besar di pasar kripto sebelumnya. Ia memperkirakan bahwa harga BTC bisa turun ke kisaran 58.000 hingga 62.000 USD, yang mendekati harga yang telah direalisasikan dan rata-rata pergerakan 200 minggu, sehingga memiliki makna referensi teknikal yang kuat. Grafik harian yang dibagikan Brandt menunjukkan bahwa pola saat ini sangat mirip dengan fase koreksi tajam sebelumnya.

Analis Ali Martinez juga menunjukkan bahwa ritme harga Bitcoin menunjukkan resonansi yang jelas dengan siklus tahun 2022. Pengalaman historis menunjukkan bahwa ketika pola serupa muncul, pasar cenderung mengalami penurunan cepat untuk menyelesaikan koreksi jangka menengah. Selain itu, beberapa analis mengamati bahwa pola bendera bearish telah muncul pada grafik jangka pendek, dan sekitar 90.000 USD menjadi titik penting dalam pertarungan antara pembeli dan penjual.

Data on-chain juga menunjukkan sinyal yang berhati-hati. Dengan BTC yang gagal kembali bertahan di atas 97.000 USD, tanda-tanda pengurangan posisi dari pemegang jangka pendek dan beberapa alamat besar mulai terlihat. Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa indikator laba-rugi on-chain selama 30 hari pertama kali berbalik menjadi negatif sejak Oktober 2023, menandakan bahwa sebagian pemegang koin mulai keluar dari posisi saat mengalami kerugian.

Onchain Lens mengungkapkan bahwa beberapa whale besar telah menutup posisi long dan membuka posisi short baru, sehingga likuiditas pasar jangka pendek tertekan. Namun, Glassnode menunjukkan bahwa meskipun harga turun ke sekitar 90.000 USD, momentum keseluruhan belum sepenuhnya hilang dan kemungkinan besar pasar akan memasuki fase konsolidasi, bukan penurunan satu arah.

Hingga berita ini diturunkan, harga Bitcoin sekitar 90.800 USD. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perubahan risiko makroekonomi, perilaku dana on-chain, dan aliran dana ETF. Bagi investor jangka menengah dan pendek, kisaran 60.000 hingga 70.000 USD mulai menjadi area support potensial yang menjadi perhatian pasar.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Kisah Asal Usul Sunny Lu: Dari Penipuan 100 BTC Hingga Membangun VeChain

Sunny Lu dari VeChain terjun ke dunia kripto setelah kehilangan $300 pada pembelian 100 BTC yang gagal di Taobao, yang mendorongnya untuk meneliti Bitcoin. Kemudian, Lu menggunakan blockchain untuk melacak rantai pasokan dan meluncurkan VeChain pada tahun 2015 untuk menargetkan verifikasi dan aplikasi perusahaan. Perjalanan kripto Sunny

CryptoNewsFlash54menit yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar