Kripto, Bank, dan Gedung Putih Berbenturan Tentang Hadiah Stablecoin

LiveBTCNews

Gedung Putih menengahi bentrokan bank dan kripto atas hadiah stablecoin karena Senat menunda Undang-Undang Kejelasan dan aturan kripto AS yang lebih luas.

Gedung Putih bergerak untuk mengatasi meningkatnya ketegangan antara perusahaan kripto dan bank atas imbalan stablecoin.

Perselisihan tersebut telah memperlambat kemajuan pada undang-undang kripto federal, sementara kedua sektor mendorong aturan yang lebih jelas dan seimbang.

Gedung Putih bergerak untuk mengelola ketegangan kripto dan bank

Gedung Putih berencana untuk menyelenggarakan pertemuan dengan eksekutif senior dari bank dan perusahaan kripto. Tujuannya adalah untuk menemukan kesamaan pada undang-undang yang terhenti di Senat.

Pembicaraan akan dipimpin oleh dewan kripto Gedung Putih, menurut sumber industri yang akrab dengan rencana tersebut.

TERBARU: 🏦 Gedung Putih akan bertemu dengan eksekutif kripto dan perbankan minggu depan dalam upaya untuk menyelesaikan ketidaksepakatan seputar hadiah stablecoin yang telah berkontribusi pada undang-undang yang terhenti, menurut Reuters. pic.twitter.com/Kezzi1GCwZ

— CoinMarketCap (@CoinMarketCap) 29 Januari 2026

Pertemuan itu akan melibatkan para pemimpin dari kelompok perdagangan besar yang mewakili kedua industri.

Para pejabat ingin mengatasi ketidaksepakatan yang telah mencegah anggota parlemen memajukan RUU tersebut. Pemerintah melihat undang-undang sebagai prioritas dan menginginkan kemajuan sebelum penundaan lebih lanjut.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah menunjukkan minat yang kuat pada kebijakan kripto. Selama kampanye, Trump berjanji untuk mendukung adopsi aset digital.

Gedung Putih percaya pembicaraan langsung dapat membantu mengurangi perlawanan dari kedua belah pihak.

Hadiah stablecoin mendorong sengketa polis

Perselisihan utama melibatkan apakah perusahaan kripto harus diizinkan untuk menawarkan hadiah pada stablecoin.

Stablecoin adalah token digital yang dipatok ke dolar AS. Mereka banyak digunakan untuk perdagangan, pembayaran, dan transfer.

Perusahaan kripto berpendapat bahwa imbalan diperlukan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Mereka mengatakan batasan akan menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan bank dan perusahaan keuangan lainnya.

Kelompok industri juga mengatakan konsumen mendapat manfaat dari lebih banyak pilihan. Bank mengambil pandangan yang berbeda dan memperingatkan kerugian deposito.

Mereka mengatakan hadiah dapat memindahkan dana dari bank yang diasuransikan dan ke platform kripto. Bank mengandalkan deposito untuk mendanai pinjaman, dan arus keluar yang besar dapat menimbulkan risiko.

Tindakan Senat ditunda karena kekhawatiran tumbuh

Senat telah bekerja selama berbulan-bulan pada Undang-Undang Kejelasan. RUU tersebut bertujuan untuk menetapkan aturan federal untuk aset digital dan struktur pasar. Perusahaan kripto telah mendorong RUU tersebut untuk mendapatkan kepastian hukum.

Dewan Perwakilan Rakyat meloloskan versi RUU pada bulan Juli. Komite Perbankan Senat merencanakan pemungutan suara awal bulan ini tetapi menundanya. Anggota parlemen mengutip masalah yang belum terselesaikan seputar hadiah stablecoin.

Beberapa Partai Republik juga menyuarakan keprihatinan tentang aturan stablecoin RUU tersebut. Para pemimpin Senat khawatir RUU itu tidak akan menerima cukup suara untuk bergerak maju. Kekhawatiran ini menambah penundaan.

**_Related Membaca: _**Crypto CLARITY Act Mendapatkan Momentum Meskipun Ada Keretakan Demokrat pada Larangan Presiden

Kelompok industri mencari kompromi melalui pembicaraan

Kelompok perdagangan kripto mengkonfirmasi partisipasi dalam pertemuan Gedung Putih. CEO Asosiasi Blockchain Summer Mersinger mengatakan kelompok tersebut mendukung pekerjaan bipartisan pada aturan struktur pasar.

Dia mengatakan tujuannya adalah untuk menjaga daya saing AS di pasar kripto.

Cody Carbone, CEO The Digital Chamber, mengatakan Gedung Putih membantu menyatukan kedua belah pihak.

Dia mengatakan pembicaraan diperlukan untuk melewati kebuntuan. Bank terus mendorong pembatasan ketat pada hadiah.

Sebuah laporan Standard Chartered memperkirakan stablecoin dapat memindahkan $500 miliar dari bank-bank AS pada tahun 2028. Angka itu telah menambah urgensi pada perdebatan.

Gedung Putih berharap pertemuan itu akan mempersempit kesenjangan dan memulai kembali kemajuan legislatif.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar