Dalam ramalan pasar yang berani, Presiden Trump menyampaikan pernyataannya di Truth Social. Dia memprediksi bahwa Dow Jones Industrial Average akan mencapai 100.000 poin pada Januari 2029. Selain itu, dia juga menyebut langkah tersebut sebagai bagian alami dari strategi ekonominya dan mengaitkan tarif sebagai salah satu kekuatan pendorong. Dia juga mengaitkan kekuatan pasar dengan keamanan nasional. Seperti yang dijelaskan Trump, tarif menyelamatkan industri-industri AS. Mereka juga mendorong produksi lokal. Akibatnya, dia merasa bahwa saham akan terus mencatat rekor. Dia mendorong pengikutnya untuk tidak melupakan daya tariknya. Dia memposisikan ini sebagai salah satu perspektif jangka panjang dan bukan hype jangka pendek.
Ramalan ini tepat waktu di pasar. Baru-baru ini Dow diperdagangkan di atas 50.000 dan ini adalah peristiwa bersejarah. Penutupan terjadi pada 6 Februari 2026. Momentum sudah cukup besar. Sentimen investor masih tinggi. Tetapi untuk mencapai 100.000 berarti indeks harus meningkat dua kali lipat dalam beberapa tahun. Itu akan berarti pertumbuhan laba jangka panjang. Juga diperlukan inflasi yang stabil dan faktor moneter yang kondusif. Oleh karena itu, ramalan ini sangat ambisius dengan mengabaikan level saat ini.
Pertumbuhan yang cepat masih menjadi sesuatu yang membuat sebagian besar ekonom merasa waspada. Model mereka didasarkan pada tren laba dan informasi makroekonomi. Berdasarkan alasan ini, sebagian besar ramalan menunjukkan Dow sekitar 60.000 pada tahun 2030. Mereka merujuk pada risiko pertumbuhan global yang melambat. Mereka juga merujuk pada suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, tarif dipandang berbeda oleh para analis. Ada yang mengklaim bahwa tarif mendorong perusahaan lokal. Ada juga yang mengancam akan meningkatkan harga konsumen. Selanjutnya, ekspektasi konsensus secara signifikan lebih rendah dari apa yang diinginkan Trump. Jarak pasar mencerminkan ketidakpastian dalam pendorong pasar dari waktu ke waktu.
Prediksi ini sangat mempolarisasi reaksi masyarakat. Pendukung memuji kepercayaan diri Trump. Mereka menekankan pengalaman bisnisnya. Mereka menyebutkan kinerja saham yang baik di masa jabatannya sebelumnya. Kritikus dengan cepat menanggapi. Mereka mengklaim bahwa tarif bertindak sebagai pajak tidak langsung. Mereka mengancam tekanan inflasi. Tinjauan sejarah turut berkontribusi dalam diskusi ini. Ada beberapa kegilaan pasar era Trump yang pernah terjadi. Beberapa tidak memenuhi prediksi. Ini adalah rekam jejak yang campuran yang memberi harapan dan keraguan kepada investor yang mengevaluasi klaim terbaru.