Harga perak (XAG) belakangan ini menunjukkan perilaku yang aneh. Saat pasar tampak mulai tenang, sebuah argumen baru menyebar dengan cepat: perak mungkin bahkan tidak diperdagangkan pada harga yang sebenarnya.
Sebuah video terbaru dari PGurus, sebuah saluran dengan hampir 774 ribu pelanggan, menjelaskan mengapa perak bisa ditekan oleh kekuatan yang tidak ada hubungannya dengan pasokan dan permintaan normal.
Dan begitu gambaran lengkapnya terbentuk, pasar perak mulai terasa jauh kurang alami.
Perak tidak bergerak seperti yang dipikirkan kebanyakan orang. Harga tidak terutama ditentukan oleh pembeli fisik yang membeli batang dan koin. Sebaliknya, harga didorong oleh pasar berjangka, di mana para trader bertaruh tentang berapa seharusnya nilai perak nanti.
Sistem ini umum di berbagai komoditas, tetapi skala dalam perak mulai tampak meragukan.
Video tersebut menyoroti bagaimana kontrak kertas mungkin jauh melebihi jumlah logam nyata di baliknya, menciptakan pasar di mana “harga” lebih dipengaruhi oleh eksposur keuangan daripada pasokan nyata.
Di sinilah teori penekanan menjadi serius. Dalam situasi di mana terjadi banjir kontrak kertas perak di pasar, pasokan buatan meningkat.
Terlepas dari adanya permintaan yang kuat terhadap kontrak itu sendiri, harga perak pasti akan dibatasi karena kontrak terus menumpuk.
Teori di sini sederhana: ketika penjual didorong oleh tekanan yang berasal dari kertas alih-alih logam nyata, perak tidak lagi menjadi barang langka tetapi menjadi barang yang diatur. Ketidaksesuaian ini yang membuat harga saat ini terasa aneh.
Video tersebut menunjukkan bahwa bank bullion adalah pemain utama dalam struktur ini. Klaimnya adalah bahwa institusi besar dapat memegang posisi short besar, dan ketika harga perak mulai naik, penjualan kertas muncul dengan cepat untuk menurunkannya kembali.
Alih-alih breakout yang bersih, perak sering kali mengalami pembalikan mendadak, yang memperkuat kepercayaan bahwa pasar ini tidak sepenuhnya organik.
Ini juga menyentuh tentang spoofing, di mana pesanan jual besar muncul di buku order, hanya untuk menghilang beberapa detik kemudian, menciptakan ketakutan tanpa eksekusi nyata.
Bahkan ketika masalah ini terungkap, penegakan hukumnya lemah. Video menyebutkan denda-denda sebelumnya terhadap bank besar, tetapi masalahnya adalah bahwa hukuman jarang mengubah sistem.
Jika biaya manipulasi hanyalah biaya lain, maka tidak ada yang benar-benar diperbaiki. Jadi struktur yang sama terus berlanjut, dan perak tetap diperdagangkan di bawah awan ketidakpercayaan.
Ini bagian yang membuat orang tetap terikat. Video mengeksplorasi bagaimana jika penetapan harga mencerminkan realitas fisik alih-alih leverage kertas.
Di bawah model historis yang berbeda, perak tidak akan berada di dekat level saat ini. Ia bisa jauh lebih tinggi, terutama jika ketidakseimbangan antara kertas dan fisik pernah menyusut.
Saran dari video adalah bahwa perak memiliki ruang untuk menyesuaikan harga secara tajam jika permintaan nyata kembali mengendalikan pasar.
Selain itu, perak tidak lagi hanya sebagai penyimpan nilai. Ia menjadi logam industri utama, terkait langsung dengan ekspansi energi surya, elektronik, dan pembangunan AI besar-besaran yang terjadi secara global.
Video juga menunjukkan tekanan geopolitik, termasuk China yang memperketat kontrol atas ekspor terkait perak, yang semakin menambah tekanan pasokan.
Jadi permintaan terus meningkat, penggunaan industri terus bertambah, tetapi harga tetap terasa aneh tertahan. Itulah ketegangan yang mendorong diskusi tentang penekanan harga.
Namun, grafik perak tidak terlihat normal, dan argumen dari PGurus adalah bahwa pasar itu sendiri tidak normal.
Ketika kontrak kertas mendominasi penemuan harga, perak bisa diperdagangkan jauh di bawah apa yang akan diimplikasikan oleh kelangkaan fisik. Jika struktur itu pernah pecah, perak tidak akan bergerak perlahan.
Harga bisa menyesuaikan secara mengejutkan semua orang yang menganggap level saat ini adalah nyata.