Berita Gate News, pada 10 Maret, IRS (Internal Revenue Service) Amerika Serikat mengaktifkan formulir investigasi baru dalam audit pajak kripto, yang mengharuskan wajib pajak mengungkapkan riwayat lengkap transaksi di bursa dan dompet yang mereka gunakan. Formulir ini mencantumkan lebih dari 100 platform, termasuk beberapa bursa terpusat utama (CEX) serta dompet self-custody seperti MetaMask, Ledger, dan Trezor.
Wajib pajak yang menerima formulir harus menandai “Ya” atau “Tidak” untuk setiap platform dan menandatangani dokumen tersebut, dengan tindakan penandatanganan yang dapat dikenai hukuman sumpah palsu. Dokumen ini dianggap bertujuan untuk memetakan jejak aktivitas aset kripto wajib pajak di berbagai bursa dan dompet, dengan rentang waktu yang mungkin berlangsung bertahun-tahun.
Para profesional pajak memperingatkan bahwa kegagalan melaporkan platform lama dapat memicu pemeriksaan lebih lanjut, sementara pengungkapan berlebihan bisa membuka petunjuk investigasi baru. Disarankan untuk berkonsultasi dengan pengacara pajak kripto sebelum menandatangani dokumen ini. Fokus audit biasanya tertuju pada tiga kelompok: mereka yang mencentang “Ya” di kolom aset digital pada formulir 1040 namun dengan aktivitas yang sangat minim, mereka yang pendapatannya dari 1099-DA tidak cocok dengan laporan, dan trader frekuensi tinggi selama bull market 2017-2021.