Lembaga penyelidikan utama India telah melakukan penangkapan besar dalam salah satu kasus penipuan kripto terbesar. Badan Penyidikan Pusat (CBI) telah menangkap Ayush Varshney, salah satu pendiri Darwin Labs, atas dugaan keterlibatannya dalam penipuan GainBitcoin yang besar.
Otoritas menghentikan Varshney di Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di Mumbai. Ia diduga berusaha melarikan diri dari India. Pejabat sebelumnya telah mengeluarkan Circular Pencarian (Lookout Circular) yang memberi tahu petugas imigrasi untuk menghentikan tersangka bepergian ke luar negeri.
Kasus ini melibatkan skema investasi kripto senilai sekitar ₹20.000 crore ($2,17 miliar). Penipuan ini mempengaruhi ribuan investor di seluruh India dan telah diselidiki selama bertahun-tahun. Dalam kasus ini, penangkapan ini merupakan penahanan besar pertama oleh CBI. Pejabat mengatakan tindakan ini mungkin akan menghasilkan lebih banyak penangkapan selama penyelidikan berlangsung.
Petugas imigrasi menghentikan Varshney di bandara Mumbai saat ia berusaha naik pesawat ke Colombo, Sri Lanka, karena Circular Pencarian yang telah dikeluarkan sebelumnya. Ia langsung ditahan oleh otoritas. Setelah penahanan, pejabat menyerahkannya ke CBI untuk pemeriksaan. Keesokan harinya, badan tersebut secara resmi menangkapnya.
Para penyelidik mengatakan bahwa Varshney telah menghilang selama beberapa waktu. Otoritas mencurigai bahwa ia mungkin berusaha meninggalkan negara tersebut. Saat penyelidikan berkembang, CBI mendaftarkan kasus ini berdasarkan beberapa pasal dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana India, termasuk tuduhan penipuan, konspirasi kriminal, dan pelanggaran kepercayaan. Para penyelidik juga menerapkan ketentuan di bawah Undang-Undang Teknologi Informasi.
Menurut penyelidik, Darwin Labs membantu membangun sistem teknis yang digunakan dalam skema GainBitcoin. Perusahaan diduga mengembangkan token MCAP serta beberapa kontrak pintar ERC-20 yang mendukung operasi proyek. Otoritas mengatakan bahwa perusahaan menyediakan infrastruktur digital yang memungkinkan skema berjalan dan mengelola transaksi.
Varshney adalah salah satu pendiri dan CEO Darwin Labs. Para penyelidik percaya bahwa keahlian teknisnya membantu merancang dan memelihara bagian-bagian utama dari sistem tersebut. Kasus ini menimbulkan pertanyaan penting dalam industri kripto, yaitu apakah pengembang dan penyedia teknologi dapat bertanggung jawab ketika platform mereka digunakan dalam penipuan.
Skema GainBitcoin dimulai sekitar tahun 2015. Dibuat oleh Amit Bhardwaj, yang kemudian meninggal dalam tahanan. Proyek ini menjanjikan pengembalian bulanan sekitar 10% kepada investor jika mereka menyetor Bitcoin ke platform tersebut. Klaimnya, keuntungan berasal dari operasi penambangan Bitcoin. Namun, penyelidik mengatakan bahwa proyek ini lebih mirip skema Ponzi, di mana dana dari investor baru digunakan untuk membayar pengembalian kepada peserta sebelumnya.
Otoritas percaya bahwa skema ini menarik lebih dari 10.000 investor di seluruh India. Laporan menyebutkan bahwa pada puncaknya, skema ini melibatkan sekitar 29.000 BTC. Beberapa lembaga penegak hukum telah menyelidiki kasus ini selama bertahun-tahun, termasuk regulator keuangan dan polisi negara bagian.
CBI menyatakan bahwa penyelidikan masih jauh dari selesai. Otoritas telah melakukan penggerebekan di puluhan lokasi yang terkait dengan kasus ini dalam beberapa tahun terakhir. Peran orang dan perusahaan lain yang terlibat dalam rencana ini juga sedang diselidiki oleh pejabat. Setelah bertahun-tahun menunggu tindakan, penangkapan ini memberi harapan kepada banyak korban.
Kasus ini menyoroti risiko yang dapat terjadi di pasar kripto yang berkembang pesat di mana legislasi dan tata kelola masih dalam proses pembentukan. Otoritas mengatakan mereka tetap fokus pada mengidentifikasi tersangka dan melacak dana selama penyelidikan berlangsung. Mereka akan memulihkan aset yang dicuri sebisa mungkin.