Berita Gate News, pada 18 Maret, polisi Hong Kong melancarkan operasi bernama kode “Leigu” yang menargetkan kelompok penipuan yang mengaku menawarkan pinjaman berbunga rendah dan mengumpulkan jaminan dengan menggunakan cryptocurrency. Dalam dua hari, enam orang (3 pria dan 3 wanita, berusia antara 29 hingga 63 tahun) ditangkap di seluruh distrik Hong Kong dengan dugaan terlibat dalam penipuan berencana. Beberapa tersangka diduga memiliki latar belakang triad, dan operasi masih berlangsung. Kelompok penipuan ini sejak November 2025 secara acak menelepon korban dengan mengaku sebagai pegawai bank untuk menawarkan pinjaman berbunga rendah, lalu menipu korban agar pergi ke sebuah kantor palsu yang disewa atas nama perusahaan kosong di Central untuk menandatangani kontrak, dan meminta pembayaran jaminan sebagai bukti aset. Metode penipuan termasuk pembayaran tunai, transfer bank ke rekening boneka, dan pembayaran cryptocurrency, dengan penggunaan cryptocurrency terutama menargetkan orang yang lebih tua atau tidak terbiasa dengan teknologi. Terdapat 13 korban yang terlibat, dengan latar belakang beragam, sebagian memiliki pendidikan diploma atau magister, termasuk pengusaha dan pemilik perusahaan, dengan kerugian total sekitar 5 juta dolar Hong Kong. Polisi menemukan berbagai dokumen dan komputer sebagai barang bukti di lokasi kejadian.