Kapal tanker bernama 'Su Ni Ong' yang disebut-sebut sebagai kapal tanker yang terkena serangan masih terbakar dan dapat menyebabkan bencana lingkungan.

GoldenOctober2024

Data 10 Emas, pejabat Pentagon AS mengatakan pada 28 Agustus bahwa kapal tanker ‘Suni’ yang diserang oleh pasukan Houthi di Laut Merah masih terbakar dan ada tanda-tanda kebocoran minyak. AS mengetahui bahwa pihak ketiga mencoba untuk menyelamatkan kapal tanker ‘Suni’ dengan menggunakan kapal derek, tetapi mereka dipaksa untuk menghentikan penyelamatan karena peringatan serangan dari pasukan Houthi. Sebelumnya, pasukan Houthi di Yaman mengumumkan bahwa kapal tanker ‘Suni’ yang berlayar di Laut Merah diserang karena melanggar larangan mereka. Uni Eropa menyatakan bahwa kapal tanker ‘Suni’ bendera Yunani membawa sekitar 150.000 ton minyak mentah dan serangan tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar