Diperkirakan bahwa hingga tahun 2026, pasar Blockchain dalam industri energi akan melampaui 1,5 miliar dolar AS, jauh melampaui 127,5 juta dolar AS pada tahun 2018. Banyak perusahaan energi telah melihat potensi teknologi Blockchain, termasuk bagaimana teknologi ini mengubah segalanya mulai dari manajemen jaringan listrik hingga perdagangan energi hijau. Blockchain adalah teknologi digital yang mencatat transaksi antara pihak-pihak dan menyimpan informasi ini secara aman dalam sistem terdesentralisasi. Banyak perusahaan telah menginvestasikan aplikasi Blockchain di sektor energi, termasuk IBM, Microsoft, Oracle, Google, Enel, Sun Exchange, Siemens, dan Shell. Kombinasi antara Blockchain dan kecerdasan buatan dapat menciptakan sistem energi yang lebih kuat, di mana kecerdasan buatan dapat menggunakan data real-time untuk memprediksi kebutuhan energi sementara Blockchain melacak transaksi, menciptakan jaringan listrik yang stabil dan berorientasi konsumen untuk menyesuaikan dengan fluktuasi permintaan.
#feedfeverchallenge
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Prospek Penggunaan Teknologi Rantai Blok di Bidang Energi
Diperkirakan bahwa hingga tahun 2026, pasar Blockchain dalam industri energi akan melampaui 1,5 miliar dolar AS, jauh melampaui 127,5 juta dolar AS pada tahun 2018. Banyak perusahaan energi telah melihat potensi teknologi Blockchain, termasuk bagaimana teknologi ini mengubah segalanya mulai dari manajemen jaringan listrik hingga perdagangan energi hijau. Blockchain adalah teknologi digital yang mencatat transaksi antara pihak-pihak dan menyimpan informasi ini secara aman dalam sistem terdesentralisasi. Banyak perusahaan telah menginvestasikan aplikasi Blockchain di sektor energi, termasuk IBM, Microsoft, Oracle, Google, Enel, Sun Exchange, Siemens, dan Shell. Kombinasi antara Blockchain dan kecerdasan buatan dapat menciptakan sistem energi yang lebih kuat, di mana kecerdasan buatan dapat menggunakan data real-time untuk memprediksi kebutuhan energi sementara Blockchain melacak transaksi, menciptakan jaringan listrik yang stabil dan berorientasi konsumen untuk menyesuaikan dengan fluktuasi permintaan. #feedfeverchallenge