Pesan Berita Gate, 15 April — Perusahaan robotika Tiongkok AgiBot telah memisahkan divisi robot berkaki empatnya menjadi anak perusahaan terpisah bernama AgiQuad, yang bertujuan menghasilkan sekitar (500 juta juta yuan$73 dalam pendapatan pada 2026. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa langkah ini akan memungkinkan AgiQuad untuk berkembang secara independen, dan robot berkaki empat berukuran menengahnya saat ini sudah habis terjual.
Menurut Securities Times, AgiQuad telah menetapkan target ambisius untuk mencapai 10 miliar yuan )$1.47 miliar( dalam pendapatan dan 300.000 pengiriman tahunan pada tahun 2030.
Pemecahan usaha ini terkait dengan rencana penawaran umum perdana )IPO( AgiBot di Hong Kong sedini 2026, dengan target valuasi sebesar HK)miliar$40 hingga HK$50 miliar( ) $5.14 miliar hingga $6.4 miliar(, menurut sumber Reuters. Perusahaan tersebut telah menarik investasi dari LG Electronics, grup layanan keuangan Korea Selatan Mirae Asset, dan Tencent. AgiBot juga meluncurkan Qingtian Rent, sebuah platform penyewaan robot yang menawarkan robot berkaki empat D1 Ultra dengan harga sekitar 500 yuan )$71( per hari.
AgiQuad akan menghadapi persaingan dari Unitree Robotics, perusahaan robotika Tiongkok lain yang berspesialisasi pada robot berkaki empat. Reuters melaporkan bahwa Unitree sedang mengejar dana hingga 50 miliar yuan $7 ) miliar untuk IPO yang direncanakan di STAR Market Shanghai, sebuah papan teknologi bergaya Nasdaq untuk perusahaan teknologi Tiongkok.