Duyung memindahkan ASTER senilai $3,25 juta, memicu kekhawatiran akan tekanan jual yang kembali meningkat.
Indikator momentum tetap negatif, mengonfirmasi kendali bearish yang berlanjut.
Pembeli menunjukkan tanda akumulasi, tetapi pemulihan masih lemah dan tidak pasti.
Aster — ASTER, kembali menarik perhatian setelah transfer besar dari duyung mengguncang sentimen pasar. Token ini masih kesulitan di dalam long descending channel yang panjang, dengan pergerakan harga yang menunjukkan upaya pemulihan yang lemah. Pergerakan terbaru mengisyaratkan meningkatnya ketidakpastian di kalangan pemegang jangka panjang. Meski pembeli masih menunjukkan minat, tekanan jual terus muncul kembali pada level-level kunci. Kombinasi ragu-ragu dan distribusi ini menimbulkan pertanyaan apakah fase sell-off lain bisa segera berkembang.
Kembali Lagi di Lokasi: Duyung ASTER Belum Selesai🤪.
Nah, pemain yang sama, token yang sama, hanya pergerakan yang berbeda kali ini. Berbulan-bulan setelah memuat hampir $80M senilai $ASTER pada level-level yang lebih tinggi, sekitar $1,61, duyung yang sudah familiar kembali bergerak.
Tiga jam lalu,… pic.twitter.com/1jVQrU5MWa
— EyeOnChain (@EyeOnChain) 2 Mei 2026
ASTER terus diperdagangkan di dalam kanal turun setelah penolakan di dekat $0,79 pada awal Maret. Saat ini, harga bergerak di antara $0,65 dan $0,68, menunjukkan konsolidasi yang ketat. Pada saat penulisan, ASTER berada dekat $0,65 dengan kenaikan harian tipis, namun kelemahan mingguan masih terlihat. Perhatian pasar meningkat setelah duyung mentransfer 4,96 juta ASTER senilai sekitar $3,25 juta. Dana tersebut dipindahkan ke alamat baru sebelum masuk ke AsterDex. Pola pergerakan seperti ini sering menandakan persiapan untuk aktivitas jual atau staking.
Sejarah pasar menunjukkan bahwa tekanan jual bisa menyusul. Wallet yang sama mengakumulasi sekitar $80,61 juta senilai ASTER pada $1,61 pada September 2025. Sejak saat itu, harga turun hampir 59,3%. Posisi tersebut kini mencerminkan kerugian mendekati $4,74 juta. Pemegang besar sering bereaksi berbeda ketika kerugian membesar. Banyak yang mengurangi eksposur selama penurunan panjang. Perilaku ini menambah ketakutan di kalangan trader ritel dan memberi tekanan pada struktur harga yang sudah lemah.
Data momentum memperkuat prospek bearish ini. Indikator Momentum Shift tetap negatif selama hampir 30 hari. Pembacaan saat ini berada di sekitar -0,05, menunjukkan penjual masih mendominasi arah. Directional Movement Index mengonfirmasi tren yang sama. Indikator tetap negatif selama hampir dua minggu. Keselarasan antar metrik ini memperkuat peluang tekanan ke bawah yang berlanjut.
Meski sinyal jualnya kuat, perilaku pasar menunjukkan tanda awal minat pembeli. Data arus exchange menunjukkan akumulasi perlahan kembali. Dalam lima hari, sekitar $77,14 juta senilai ASTER keluar dari exchange, dibanding $71,6 juta pada inflow. Ketidakseimbangan ini menciptakan netflow negatif sekitar $5,49 juta.
Netflow negatif sering mengisyaratkan akumulasi karena token berpindah dari exchange ke wallet privat. Namun, permintaan masih terlalu lemah untuk memicu pembalikan yang kuat. Harga terus bergerak menyamping saat pembeli menyerap pasokan tanpa mematahkan level resistensi. Kondisi pasar menunjukkan kelelahan di kedua sisi. Penjual tampak aktif, tetapi kurang agresif.
Pembeli kembali, tetapi tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren. Jika akumulasi terus berlanjut dan tekanan jual mereda, ASTER dapat mencoba pemulihan. Breakout di atas $0,70 dapat membuka jalan menuju $0,76. Sampai saat itu, pergerakan harga tetap terjebak dalam keseimbangan yang rapuh antara sinyal ketakutan dan akumulasi awal.
Artikel Terkait
David Schwartz Mengajukan Pertanyaan yang Membuat Komunitas XRP Tercengang, Apa Jawabannya?
Solana Di Bawah $100 Selama 88 Hari Karena Kelemahan SOL/BTC Masih Berlanjut
Bitcoin Hanya Selangkah Lagi Menuju Breakout Makro, Altcoin ETH, SUI, dan ADA Berpotensi Melanjutkan Tren Bullish
Pakar Keuangan Menjelaskan Mengapa Pasar Saham Akan Anjlok, Bisakah Kripto Justru Mengalami Reli?
Raoul Pal Mendukung Zcash sebagai "Saudara Muda" Bitcoin, sementara ZEC Naik 8% dan Mengungguli Altcoin
Koreksi XLM Semakin Dalam, Tapi Bulls Tetap Unggul Dengan Dua Pendorong Kunci