Pengembang Bitcoin (BTC) telah mengumumkan rilis v31.0rc4 untuk pengujian. Seperti disorot oleh Bitcoin Core Project di X, rilis besar ini mengikuti v30.2 dan hadir dengan binari serta catatan draf yang tersedia untuk ditinjau oleh pengembang, operator node, dan penguji.
Pengumuman ini menargetkan peneliti Bitcoin, penambang, dan penyedia infrastruktur dompet karena telah diperkenalkan perubahan besar dalam desain cluster mempool. Untuk kejelasan, mempool adalah seperti ruang tunggu tempat transaksi berada sebelum penambang menyertakannya dalam blok.
Dalam perombakan ini, ada peningkatan dalam pemilihan transaksi untuk blok, efisiensi biaya, serta penanganan paket transaksi yang kompleks. Alih-alih menerapkan batasan, sistem baru mengorganisasi transaksi ke dalam cluster.
Sistem ini dilengkapi batas default 64 transaksi per cluster dan ukuran 101 kB. Gagasannya adalah membantu node membuat keputusan yang lebih baik saat memprioritaskan transaksi berdasarkan biaya. Selain itu, pembaruan ini memungkinkan pengguna mengganti transaksi yang tertunda dengan versi yang berbiaya lebih tinggi. Ini akan memastikan penggantian tersebut meningkatkan struktur biaya mempool secara keseluruhan.
Perangkat lunak node Bitcoin v31 juga memiliki fitur privasi yang ditingkatkan, estimasi biaya yang lebih baik, dan peningkatan performa.
Dari sisi privasi, transaksi hanya dapat disiarkan melalui jaringan Tor atau I2P. Keunggulan ini dibanding versi sebelumnya adalah alamat IP pengguna disembunyikan, dan beberapa transaksi tidak mudah untuk ditautkan satu sama lain. Ini akan meningkatkan privasi bagi pengguna Bitcoin yang menjalankan node mereka sendiri.
Sementara itu, untuk membantu node melakukan sinkronisasi lebih cepat dan memvalidasi blok lebih cepat, cache basis data default ditingkatkan dari 450 MB menjadi 1,024 MB. Namun, ini hanya berlaku pada sistem dengan RAM minimal 4 GB.
Ada beberapa opsi lama yang sudah tidak digunakan yang dihapus, termasuk paytxfee, maxorphantx dan label jaringan tor lama. Pembersihan ini menyederhanakan perangkat lunak dan mengurangi kesalahan pengguna.
Secara keseluruhan, perangkat lunak node Bitcoin v31 ditujukan untuk menangani rantai transaksi yang kompleks dengan lebih baik serta meningkatkan privasi. Kinerja node akan lebih baik karena blok divalidasi lebih cepat dengan estimasi biaya yang lebih akurat.
Para pengembang berharap operator node, penambang, dan penyedia infrastruktur akan menguji versi baru ini sebelum rilis finalnya. Ini dilakukan untuk memastikan fungsionalitas yang berjalan mulus saat dirilis.
Dalam perkembangan lain, CEO JAN3 Samson Mow telah menepis kekhawatiran mengenai ancaman komputer kuantum terhadap Bitcoin. Mow menekankan bahwa para peneliti sudah berada di depan ancaman komputer kuantum dengan solusi untuk melindungi transaksi Bitcoin.