BlockBeats melaporkan bahwa pada 25 Maret, setelah harga sahamnya sempat turun sekitar 20% minggu ini, lembaga pasar tetap optimis tentang prospek Circle. Bitwise Asset Management berpendapat bahwa seiring dengan ekspansi pasar stablecoin, valuasi Circle diperkirakan akan mencapai 75 miliar dolar AS pada tahun 2030.
CIO Bitwise, Matt Hougan, mengatakan bahwa berdasarkan prediksi Citigroup, ukuran pasar stablecoin hingga tahun 2030 bisa mencapai 1,9 triliun dolar AS, sementara USD Coin saat ini memegang sekitar 25% pangsa pasar, dan logika pertumbuhan ini tidak tergoyahkan oleh kebijakan.
Sebelumnya, pasar khawatir bahwa RUU Clarity Act di Amerika Serikat dapat membatasi mekanisme insentif terkait kepemilikan atau penggunaan USDC, yang memicu aksi jual. Namun, analis seperti William Blair dan Bernstein berpendapat bahwa undang-undang tersebut memiliki dampak terbatas terhadap fundamental jangka panjang Circle, bahkan mungkin melemah kemampuan pesaing untuk menarik likuiditas melalui imbal hasil tinggi.
Sementara itu, pesaing Tether sedang mendorong proses kepatuhan (termasuk pengenalan audit “empat besar”), berusaha memperluas pengaruhnya di pasar AS. Analisis menunjukkan bahwa meskipun persaingan semakin ketat, keunggulan sebagai pelopor tetap dapat membantu Circle mempertahankan posisinya di pasar.