Dubai meluncurkan peraturan baru untuk derivatif kripto: batas leverage 5x diterapkan, pengawasan secara menyeluruh ditingkatkan

BTC-1,32%
ETH-1,09%

Berita Gate News, pada 31 Maret 2026, Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA) secara resmi meluncurkan kerangka regulasi untuk derivatif yang diperdagangkan di bursa (ETD) bagi bursa mata uang kripto, dan memasukkannya ke dalam versi 2.1 dari Manual Aturan Layanan Bursa, yang menandai perluasan regulasi kripto lokal dari perdagangan spot lebih jauh ke bidang derivatif. Kerangka ini berlaku untuk semua penyedia layanan aset virtual (VASP) yang beroperasi berlisensi di Dubai, dan menetapkan persyaratan inti seperti penilaian kecukupan bagi pelanggan, batas leverage, manajemen margin, segregasi aset, serta pengungkapan informasi.

Penasihat Hukum Utama VARA, Ruben Bombardi, menyatakan bahwa derivatif adalah komponen penting dalam perkembangan pasar kripto, tetapi karakteristiknya yang berisiko tinggi menuntut standar regulasi yang lebih ketat. Aturan baru memungkinkan institusi dan investor ritel untuk ikut serta dalam perdagangan derivatif kripto, tetapi harus melalui mekanisme penilaian risiko yang ketat. Untuk investor ritel, batas leverage ditetapkan pada 5:1 (margin minimum 20%), jelas lebih rendah dibandingkan tingkat leverage tinggi yang sebelumnya ditawarkan oleh sebagian pasar, yang mencerminkan sikap kehati-hatian regulator dalam pengendalian risiko.

Selain itu, otoritas pengawas mempertahankan kewenangan untuk melakukan intervensi ketika terjadi fluktuasi yang tidak normal di pasar, termasuk menangguhkan perdagangan, melakukan paksa likuidasi (forced liquidation), meningkatkan persyaratan margin, serta memperkenalkan dana asuransi dan mekanisme lain. Dalam kondisi ekstrem, VARA dapat mengambil tindakan darurat tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk mencegah penyebaran risiko sistemik.

Peluncuran aturan kali ini merupakan peningkatan lanjutan atas uji coba yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab sebelumnya. Pada tahun 2024, produk terkait hanya dibuka untuk investor yang memenuhi syarat, sementara pada tahun 2025 produk tersebut secara bertahap diuji keterbukaannya untuk pasar ritel. Kerangka baru ini menginstitusionalisasikan pengalaman uji coba yang sebelumnya terfragmentasi, sehingga menyediakan lingkungan regulasi yang lebih jelas dan dapat dieksekusi bagi pasar derivatif kripto.

Analis menilai bahwa Dubai sedang menarik perusahaan kripto global melalui penyempurnaan sistem regulasi, sekaligus menyeimbangkan inovasi dan pengendalian risiko. Seiring aturan mulai diterapkan, perdagangan derivatif untuk aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum diharapkan dapat berkembang dalam lingkungan yang lebih tersistem, mendorong kematangan lebih lanjut pasar kripto di kawasan Timur Tengah.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar