Pesan Berita Gate, 15 April — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan pada 15 April bahwa serangan berkelanjutan Israel di Lebanon sangat merusak harapan untuk perdamaian regional. Terkait hubungan AS-Iran, Erdogan menekankan bahwa gencatan senjata sementara telah menciptakan “jendela peluang” yang berharga yang harus dimanfaatkan sepenuhnya oleh semua pihak. Meskipun masih ada perbedaan pendapat, Turki tetap optimistis terhadap prospek negosiasi AS-Iran.
Erdogan menuturkan bahwa meskipun proses negosiasi mungkin menghadapi tantangan yang sulit, sebagian besar masalah dapat diselesaikan jika semua pihak memusatkan perhatian pada manfaat jangka panjang yang akan dibawa oleh perdamaian. Ia menambahkan bahwa Turki sedang melakukan mediasi diplomatik secara aktif untuk meredakan tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dengan tujuan untuk memperpanjang masa gencatan senjata dan menjaga dialog di antara semua pihak.