OptimX Markets telah bermitra dengan FactSet untuk mengintegrasikan jaringan likuiditas bilateralnya secara langsung ke dalam sistem manajemen eksekusi Portware, memberi akses kepada pedagang institusional terhadap likuiditas yang digerakkan broker tanpa harus meninggalkan alur kerja eksekusi mereka yang sudah ada, menurut pengumuman kemitraan tersebut. Integrasi ini mendukung baik alur kerja perdagangan otomatis maupun manual, dengan eksekusi yang tetap sepenuhnya diatribusikan kepada broker. OptimX melaksanakan perdagangan ekuitas AS pertamanya secara live pada Juli 2025 dan sejak itu berfokus pada perluasan jangkauan institusional melalui kemitraan ini.
Likuiditas bilateral mengacu pada hubungan perdagangan yang terkontrol dan berizin antara perusahaan pihak beli dan broker, alih-alih mengekspos order ke venue yang lebih luas seperti bursa atau dark pool. Model ini umumnya digunakan untuk perdagangan institusional berskala besar ketika kebocoran informasi dan dampak pasar menjadi perhatian utama.
Dengan menyematkan OptimX ke dalam Portware, kemitraan ini mendekatkan likuiditas bilateral ke titik di mana keputusan perdagangan dibuat. Para trader dapat menilai likuiditas broker dalam sistem yang sama yang digunakan untuk perutean dan strategi eksekusi, sehingga mengurangi gesekan operasional dan menghilangkan kebutuhan untuk mengakses platform terpisah.
David Barnett, pendiri dan chief executive OptimX Markets, menyatakan bahwa penyematan jaringan tersebut ke dalam Portware menempatkannya “langsung ke lapisan eksekusi, tempat keputusan perdagangan dibuat secara real time.”
Integrasi ini dirancang untuk menjaga atribusi broker tetap utuh, memungkinkan broker untuk terus mengelola hubungan dengan klien sambil mengakses likuiditas tambahan melalui OptimX. Hal ini penting untuk internalisasi, di mana broker mencocokkan order klien secara internal sebelum merutekannya ke pasar eksternal.
Internalisasi dapat meningkatkan efisiensi eksekusi bagi broker dan klien ketika ditangani secara transparan, tetapi hal itu bergantung pada integrasi alur kerja yang kuat dan kontrol yang jelas. Dengan beroperasi di dalam Portware, model OptimX memungkinkan perusahaan pihak beli mempertahankan visibilitas atas interaksi likuiditas sementara broker tetap memiliki kontrol atas bagaimana mereka berinteraksi dengan klien.
Robert Watts, direktur strategi dan product management di Portware, mengatakan bahwa integrasi tersebut menghadirkan “sumber likuiditas bilateral yang berbeda secara langsung ke dalam EMS,” memungkinkan para trader berinteraksi lebih sengaja dengan likuiditas broker sambil tetap mempertahankan transparansi dan kontrol atas eksekusi.
Kemitraan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam teknologi perdagangan institusional, di mana akses likuiditas bergerak ke sistem eksekusi inti, bukan tetap terikat pada venue yang berdiri sendiri. Bagi para trader, ini dapat mengurangi kompleksitas perutean dan menjaga kontrol kepatuhan tetap berada di dalam alur kerja yang sudah ada.
Penyedia likuiditas yang terhubung dengan OptimX kini dapat menyampaikan peluang perdagangan high-touch dan low-touch langsung ke meja pihak beli dengan menggunakan Portware. Bagi trader institusional, penyematan likuiditas bilateral ke dalam sistem eksekusi memberikan kontrol yang lebih besar atas pendedahan order sekaligus membantu broker mempertahankan hubungan klien langsung dan ekonomi internalisasi.
Kemitraan FactSet memberi OptimX akses ke meja pihak beli yang sudah menggunakan Portware, sehingga mengurangi kebutuhan akan infrastruktur baru. Kolaborasi ini mengikuti pekerjaan sebelumnya oleh OptimX dengan PureStream Trading Technologies untuk meningkatkan penemuan likuiditas untuk perdagangan blok, yang menunjukkan meningkatnya permintaan akan kanal eksekusi yang terkontrol saat institusi mencari alternatif bagi venue yang terfragmentasi dan dark pool tradisional.
Bagi FactSet, menambahkan OptimX memperkuat peran Portware sebagai titik akses sentral bagi alat likuiditas dan eksekusi. Bagi OptimX, kesepakatan ini menyediakan distribusi melalui sistem perdagangan institusional yang sudah mapan, alih-alih mengharuskan para trader mengadopsi platform terpisah.