Berita Gate News, pada 23 Maret, seiring platform pasar prediksi mendapatkan perhatian utama dalam siklus pemilihan di AS dan peristiwa geopolitik, harga-harganya semakin sering dijadikan sinyal waktu nyata. Namun, ada pandangan yang menyatakan bahwa premis ini gagal ketika kontrak menciptakan insentif ekonomi bagi peserta untuk mengubah hasil yang diukur.
Pandangan tersebut berpendapat bahwa inti masalah terletak pada desain produk, bukan volatilitas. Ketika suatu hasil dapat dicapai oleh satu pelaku melalui satu tindakan, kontrak berubah dari alat prediksi menjadi skrip eksekusi. Sebagai contoh, dalam taruhan masuk ke lapangan saat Super Bowl, trader yang bertaruh “ya” kemudian melakukan tindakan tersebut secara langsung, dan situasi semacam ini sudah pernah terjadi.
Pasar politik dan peristiwa dianggap sangat rentan karena sering bergantung pada titik diskret yang dapat dipengaruhi dengan biaya rendah, serta memiliki likuiditas yang tipis. Jika peserta mulai meragukan bahwa hasil sedang diproduksi secara buatan, platform akan kehilangan kepercayaan. Sebaliknya, pasar olahraga lebih sulit dikendalikan secara individu karena tingkat visibilitas yang tinggi, tata kelola berlapis, dan struktur partisipasi multi pihak.
Pandangan ini menyarankan bahwa platform pasar prediksi harus menetapkan standar keandalan yang jelas, untuk mengecualikan kontrak yang dapat dikendalikan dengan biaya rendah oleh satu peserta atau yang dapat menimbulkan hadiah kerusakan, agar tidak memerlukan intervensi regulasi eksternal.