Pesan Berita Gate, 15 April — Manajer investasi keberlanjutan berbasis di Paris, Mirova, telah menginvestasikan $10 juta pada perusahaan mobilitas listrik ARC Ride yang berbasis di Kenya, menandai investasi EV pertama dana tersebut di Afrika. Pendanaan ini, dari dana $282 juta Gigaton Fund milik Mirova, akan memungkinkan ARC Ride untuk menempatkan lebih dari 600 kabin penukaran baterai dan mendistribusikan 25.000 baterai di seluruh negeri.
ARC Ride beroperasi dengan model (BaaS) Battery-as-a-Service, yang memungkinkan pengendara sepeda motor, dikenal secara lokal sebagai boda bodas, menukar baterai yang habis dengan baterai yang terisi penuh dalam hitungan menit. Pendekatan ini menghilangkan biaya EV di muka yang tinggi dan kecemasan terkait jarak tempuh, sehingga mobilitas listrik menjadi aksesibel bagi pekerja gig berpendapatan rendah. Investasi ini akan memungkinkan ARC Ride untuk meningkatkan skala operasinya guna melayani lebih dari 100.000 pengendara di kota-kota besar termasuk Nairobi, Mombasa, dan Kisumu. Setiap sepeda motor listrik diproyeksikan dapat mengurangi sekitar 2 ton CO₂ setiap tahun, sehingga total pengurangan sekitar 50.000 ton CO₂ per tahun. Pengendara diharapkan dapat menghemat $1-2 setiap hari untuk bahan bakar dan hingga 40% untuk perawatan setiap tahun.
Kesepakatan ini mencerminkan meningkatnya keyakinan investor terhadap sektor e-mobilitas Afrika. Para ahli memprediksi pasar sepeda motor listrik Afrika akan tumbuh sebesar 10,6% per tahun hingga 2029. Kenya muncul sebagai tujuan pendanaan terkemuka di Afrika pada 2024, dengan para startup menghimpun $638 juta—88% dari total $2,2 miliar kawasan—yang didorong terutama oleh sektor teknologi iklim yang kuat.