Pesan Gate News, 16 April — Presiden Lebanon Michel Aoun berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 16 April, menyampaikan rasa terima kasih atas upaya Amerika untuk mendorong gencatan senjata dan dukungan yang diberikan oleh Amerika Serikat, menurut sebuah pernyataan dari kantor kepresidenan Lebanon.
Rubio menegaskan bahwa AS akan terus mendorong upaya gencatan senjata sebagai landasan untuk mencapai perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Lebanon, serta menyatakan dukungan atas posisi Aoun. Dalam percakapan tersebut, Aoun menyatakan bahwa ia tidak akan terlibat dalam pembicaraan langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menurut laporan dari Lebanese National Broadcasting Company.
Pernyataan tersebut muncul saat Presiden AS Trump mengklaim di media sosial pada 15 April bahwa para pemimpin Lebanon dan Israel akan mengadakan pembicaraan, sehingga menimbulkan titik ketegangan dengan posisi Aoun yang telah dinyatakannya.