Nauru menunjuk pengusaha kripto Dadvan Yousuf sebagai komisaris perdagangan internasional, untuk mendorong strategi aset digital

Berita Gerbang, 14 April, negara kepulauan Pasifik Nauru menunjuk pengusaha mata uang kripto Dadvan Yousuf sebagai komisaris perdagangan internasional, untuk mendorong strategi aset digitalnya dan menarik investasi global. Presiden Nauru David Adeang mengatakan, langkah ini bertujuan memperkuat kerja sama lintas batas dengan penyedia layanan aset virtual, institusi keuangan, dan perusahaan teknologi, serta menjadikan Nauru sebagai pusat aktivitas aset virtual. Sebelumnya, Nauru telah memberlakukan undang-undang melalui Command Ridge Virtual Asset Authority (CRVAA), yang secara khusus mengatur aktivitas aset virtual seperti perusahaan kripto dan bank digital. Pihak resmi menyatakan bahwa Yousuf akan membantu Nauru mendorong kerja sama internasional dan standar kepatuhan. Perlu dicatat bahwa Yousuf sebelumnya pernah mendapat perhatian regulasi karena penjualan token tanpa izin di Swiss terkait proyek kripto yang ia dirikan. Penunjukan kali ini menandai bahwa Nauru beralih dari membangun kerangka regulasi ke secara aktif mempromosikan industri aset digital.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Menteri Pertahanan Israel Mengatakan Menghapus Uranium Diperkaya dari Iran Adalah Syarat Untuk Mengakhiri Konflik

Menteri Pertahanan Israel Katz mengumumkan bahwa tindakan militer Israel, termasuk “Perang 12 Hari” melawan Iran pada 2025, telah membongkar program nuklir Iran. AS dan Israel menuntut penghapusan uranium yang diperkaya sebagai syarat untuk menghentikan operasi militer di kawasan tersebut.

GateNews19menit yang lalu

IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026 menjadi 3,1%, perang di Timur Tengah menjadi faktor utama yang paling menahan

Berita Gate, tanggal 14 April, Dana Moneter Internasional (IMF) merilis edisi terbaru dari Laporan Prospek Ekonomi Dunia, menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026 sebesar 0,2 poin persentase menjadi 3,1%. Laporan tersebut menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah telah secara signifikan memengaruhi arah pertumbuhan ekonomi dunia saat ini. Jika perang dan harga minyak yang tinggi berlangsung lebih lama, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini akan turun menjadi 2,5% atau bahkan lebih rendah.

GateNews2jam yang lalu

Reuters: Delegasi AS-Iran akan mengadakan negosiasi di Pakistan akhir pekan ini nanti.

Berita Gate, 14 April, Reuters mengutip sumber mengatakan bahwa delegasi dari Amerika Serikat dan Iran akan melakukan pembicaraan di Islamabad, ibu kota Pakistan, pada akhir pekan ini.

GateNews8jam yang lalu

Nigel Farage menginvestasikan 2 juta poundsterling ke dalam Bitcoin, menjadi anggota parlemen Inggris pertama yang secara terbuka memegang kripto

Pemimpin Partai Reformasi Inggris, Nigel Farage, membeli Bitcoin senilai sekitar 2 juta poundsterling, menjadi anggota parlemen yang sedang menjabat pertama yang secara terbuka mengungkap investasi sebesar itu. Tindakan ini menunjukkan dukungan partainya terhadap mata uang kripto, dan dapat memicu diskusi mengenai dampak serta potensi konflik kepentingan terhadap kebijakan kripto Inggris. Farage melakukan investasi melalui Stack BTC, memperkuat dukungan ganda politik dan finansialnya.

MarketWhisper9jam yang lalu

Industri perbankan AS mempertanyakan laporan imbal hasil stablecoin Gedung Putih, khawatir akan risiko penarikan dana simpanan

Industri perbankan AS mempertanyakan laporan imbal hasil stablecoin yang diajukan kepada Gedung Putih, dengan menilai bahwa laporan tersebut mengabaikan dampak stablecoin terhadap arus dana keluar dari deposito, yang berpotensi menyebabkan biaya pendanaan meningkat dan kredit lokal berkurang. Saat ini kedua pihak masih bernegosiasi terkait RUU di Senat; pelarangan pembayaran bunga stablecoin menjadi titik fokus perdebatan.

GateNews9jam yang lalu

Perbankan mempertanyakan laporan stablecoin Gedung Putih, krisis arus keluar simpanan bank-bank komunitas sengaja dihindari

Asosiasi Perbankan Amerika mengkritik kerangka penelitian laporan stablecoin Gedung Putih, dengan menyatakan bahwa kerangka tersebut mengabaikan risiko penarikan dana (deposit outflow) yang dapat dipicu oleh pelarangan imbal hasil stablecoin. Laporan Gedung Putih menyebutkan bahwa larangan tersebut berdampak kecil pada pinjaman bank, hanya menambah $2,1 miliar, tetapi ABA berpendapat bahwa kerangka masalah ini tidak mencerminkan risiko yang sebenarnya merugikan bank-bank komunitas dan mendukung ekonomi lokal. Kontroversi ini juga terkait dengan rancangan peraturan perundang-undangan kripto yang sedang berlangsung saat ini, yang akan memengaruhi perkembangan stablecoin di masa depan dan lingkungan persaingan perbankan.

MarketWhisper10jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar