Pasar mata uang kripto Arab Saudi diproyeksikan untuk tumbuh dari $24.9 miliar pada 2025 menjadi $47.8 miliar pada 2034.
Poin-poin Utama:
Pasar mata uang kripto Arab Saudi diperkirakan siap untuk mengalami ekspansi besar selama satu dekade ke depan, dengan data baru yang memproyeksikan bahwa sektor ini hampir akan dua kali lipat ukurannya pada 2034. Menurut laporan industri terbaru dari IMARC Group, pasar aset digital kerajaan, senilai $24.9 miliar pada 2025, diperkirakan akan melonjak menjadi $47.8 miliar pada 2034. Proyeksi ini menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan yang stabil (CAGR) sebesar 7.51% selama sembilan tahun ke depan.
Katalis utama dari lonjakan ini adalah inisiatif visi 2030 kerajaan, yang memprioritaskan diversifikasi ekonomi dan peralihan menuju masyarakat tanpa uang tunai. Laporan tersebut mengidentifikasi adopsi institusional sebagai salah satu dari beberapa faktor kunci yang mendorong Arab Saudi menuju tonggak 2034 ini.
Bank Sentral Arab Saudi (SAMA) secara aktif terlibat dalam proyek internasional seperti mBridge, dengan mengkaji kelayakan mata uang digital bank sentral ( CBDCs) untuk pembayaran lintas batas. Dukungan institusional ini memberikan legitimasi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada aset digital.
Demografi kaum muda Arab Saudi yang melek teknologi juga dipandang sebagai mesin utama bagi pasar. Tingginya penetrasi smartphone dan kecenderungan alami terhadap keuangan terdesentralisasi ( DeFi) mendorong ledakan ritel. Bagi banyak kaum muda Saudi, kripto kini semakin dipandang bukan hanya sebagai mata uang, melainkan sebagai alat investasi utama.
Selanjutnya, dengan kerajaan menginvestasikan miliaran dolar untuk menjadi pusat global bagi gaming, integrasi model “play-to-earn” dan aset digital dalam gim menghadirkan kripto kepada jutaan pengguna baru. Di luar perdagangan, penerapan blockchain dalam logistik dan layanan pemerintah mendorong segmen perangkat lunak dan proses di pasar.
Sementara itu, laporan tersebut menyoroti bahwa meskipun berbagai altcoin seperti Ethereum dan XRP mendapatkan daya tarik, Bitcoin tetap menjadi fondasi pasar Saudi, berfungsi sebagai penyimpanan nilai digital utama bagi investor individu maupun institusional.
Dari sudut pandang teknis, segmen perangkat keras, yang mencakup rig penambangan dan dompet penyimpanan dingin yang aman, terus mengalami permintaan kuat karena keamanan menjadi prioritas utama bagi investor. Secara bersamaan, sektor perangkat lunak berkembang dengan cepat untuk mendukung platform DeFi yang lebih canggih serta model transaksi peer-to-peer.
Meskipun proyeksi yang optimistis, perjalanan menuju 2034 tidak tanpa hambatan. Laporan tersebut mencatat bahwa terbatasnya kesadaran pengguna dan lanskap regulasi yang kompleks serta terus berkembang tetap menjadi tantangan. Namun, hal-hal ini semakin dipandang sebagai “rasa sakit pertumbuhan” ketimbang penghalang permanen. Selama pemerintah terus menyediakan kerangka kerja regulasi yang lebih jelas, kepercayaan institusional diperkirakan akan mencapai level baru yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Survei Nomura: 80% Investor Institusional Bersedia Mengalokasikan 2-5% untuk Kriptokurensi
Pasar Stablecoin Mencapai $322B ATH, Volume Perdagangan Q1 2026 Tembus $8.3 Triliun
Ethereum Foundation Mengumumkan Hasil Proyek ETH Rangers: Lebih dari $5.8M dalam Aset yang Dipulihkan atau Dibekukan
VC Kripto Teratas Mengalami Penurunan AUM yang Signifikan di Tengah Penurunan Pasar 2025
BitMine kerugian bersih kuartalan sebesar $3,81 miliar, porsi kerugian yang belum terealisasi ETH mencapai 99%