Sekretaris Jenderal PBB Mengecam Serangan terhadap Penjaga Perdamaian Prancis di Lebanon

GateNews

Pesan Gate News, 19 April — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengeluarkan pernyataan pada 18 April yang mengecam dengan tegas sebuah serangan di Lebanon yang mengakibatkan kematian seorang penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dari Prancis.

Guterres menyatakan bahwa serangan semacam itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, serta mungkin termasuk kejahatan perang. Ia menyerukan penghentian segera serangan terhadap penjaga perdamaian, penyelidikan cepat atas semua insiden yang menargetkan personel PBB, serta penuntutan dan akuntabilitas bagi pihak yang bertanggung jawab.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar