AS Mengakhiri Pencabutan Pembatasan untuk Minyak Iran dan Rusia, Mengancam Sanksi Sekunder terhadap Pembeli

Pesan Gate News, 16 April — Pemerintahan Trump tidak akan memperpanjang pencabutan sanksi untuk minyak Iran dan Rusia yang akan berakhir, kata Menteri Keuangan Scott Bessent pada Rabu. Pencabutan sanksi untuk minyak Rusia, yang semula dijadwalkan berakhir pada 19 April, dan pencabutan sanksi untuk minyak Iran, yang berakhir pada akhir pekan, tidak akan diperpanjang. Bessent mencatat bahwa minyak yang dicakup oleh pencabutan sanksi ini “berada di laut sebelum 11 Maret” dan sudah digunakan.

AS kini mengancam sanksi sekunder terhadap negara-negara yang membeli minyak Iran. “Kami telah memberi tahu negara-negara bahwa jika Anda membeli minyak Iran, jika uang Iran tersimpan di bank-bank Anda, maka saat ini kami bersedia menerapkan sanksi sekunder,” ujar Bessent. Kementerian Keuangan sudah memberi tahu dua bank Tiongkok tentang kemungkinan konsekuensi, karena Tiongkok secara historis membeli lebih dari 80% ekspor minyak Iran. AS menyatakan yakin bahwa Tiongkok akan menghentikan pembelian di tengah blokade maritim baru yang dikenakan terhadap Iran, yang ketujuh sejak konflik dimulai.

Pencabutan sanksi Iran yang dilepaskan kira-kira 140 juta barel minyak, menurut perkiraan Bessent. Keputusan ini menandai berakhirnya upaya pemerintahan Trump untuk menstabilkan pasokan minyak global di tengah harga energi yang lebih tinggi. Brent crude oil (a global benchmark for crude oil pricing) telah melonjak di atas $100 per barel setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, meski sejak itu harga melandai. Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.4% dan meningkatkan inflasi sebesar 1.5% di negara-negara anggotanya.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Indeks Manufaktur Federal Reserve Philadelphia Melonjak ke 26,7, Mengungguli Ekspektasi 10

Indeks Manufaktur Federal Reserve Philadelphia naik menjadi 26,7 pada bulan April, jauh melampaui perkiraan 10 dan melewati kisaran prakiraan, yang menandakan aktivitas manufaktur yang kuat di wilayah Mid-Atlantic.

GateNews43menit yang lalu

Rupiah Indonesia Menyentuh Titik Terendah Rekor terhadap Dolar Singapura di Tengah Guncangan Minyak Perang Iran

Rupiah Indonesia telah mencapai titik terendah rekor terhadap dolar Singapura akibat meningkatnya harga minyak dan arus keluar modal dari pasar keuangan. Kekhawatiran tentang permintaan layanan Singapura dan arus ekspor ke Indonesia semakin meningkat. Intervensi bank sentral bertujuan untuk menstabilkan mata uang.

GateNews3jam yang lalu

Inflasi IHK Maret Zona Euro Naik ke 2,6% Year-on-Year, Mengalahkan Prakiraan Awal 2,5%

Inflasi harga konsumen Zona Euro naik menjadi 2,6% pada bulan Maret, melampaui 1,9% pada bulan Februari dan estimasi awal sebesar 2,5%. CPI inti turun sedikit menjadi 2,3%, dari 2,4% pada bulan Februari.

GateNews4jam yang lalu

Suku Bunga Antarbank Dolar Hong Kong Meningkat Secara Luas; HIBOR Satu Bulan pada 2,35%

Pada 16 April, suku bunga antarbank penawaran dolar Hong Kong (HIBOR) meningkat untuk sebagian besar tenor, dengan HIBOR satu bulan sebesar 2.34571% dan HIBOR tiga bulan sebesar 2.47583%. Suku bunga overnight melonjak secara signifikan, sementara HIBOR enam bulan dan HIBOR satu tahun turun.

GateNews7jam yang lalu

Dolar Australia Mencapai Puncak 36 Tahun Terhadap Yen karena Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Meningkatkan Selera Risiko

Dolar Australia telah mencapai level tertinggi 30 tahun terhadap yen Jepang, didorong oleh optimisme terkait gencatan senjata AS-Iran dan reli ekuitas global. Kebijakan RBA yang condong ketat dan keterkaitan yang positif dengan pasar ekuitas meningkatkan daya tarik AUD, meskipun risikonya tetap ada karena potensi volatilitas.

GateNews10jam yang lalu

Peringatan TradFi Naik: JPN225 (Nikkei 225) Naik Melebihi 1.5%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, JPN225 (Nikkei 225) telah melonjak sebesar 1.5% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews10jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar