#ETF与衍生品 Melihat Hyperliquid turun dari 80% pangsa pasar menjadi 20%, beberapa orang mulai pesimis. Tapi yang ingin saya katakan adalah, titik balik cerita ini layak untuk dipandang serius.
Dari data, kompetisi di jalur derivatif memang semakin ketat, "likuiditas yang disewa" membuat dana mengalir secara jangka pendek ke platform yang menawarkan insentif lebih besar. Ini sangat normal—selalu ada pelari awal. Tapi masalah utama bukan pada peringkat saat ini, melainkan pada arah evolusi infrastruktur.
HIP-3 dan Builder Codes mewakili pergeseran dari B2C ke B2B, inovasi arsitektur ini dalam jangka pendek mungkin terlihat seperti mundur, padahal sebenarnya sedang membangun parit perlindungan yang lebih dalam. Saya akan beri analogi: jika sebelumnya Hyperliquid bersaing dalam fitur dan kecepatan, sekarang ia membangun infrastruktur ekosistem—ini membutuhkan waktu untuk matang, tapi begitu matang, sangat sulit diduplikasi oleh pesaing yang hanya mengandalkan kompetisi semata.
Ada sudut pandang investasi yang layak dipikirkan: saat kita melihat platform derivatif, jangan hanya fokus pada fluktuasi pangsa pasar jangka pendek. Penentu pemenang jangka panjang biasanya adalah proyek yang bersedia melakukan penyesuaian strategi setelah keuntungan mencapai puncaknya. Sama seperti membangun portofolio investasi, koreksi sementara pada satu aset tidak berarti arah yang salah, yang penting adalah menilai apakah mereka sedang melakukan penataan jangka panjang yang benar.
Bagi yang ingin mengelola eksposur derivatif secara stabil, disarankan untuk memandang lebih jauh ke depan. Perubahan pangsa pasar jangka pendek seringkali merupakan peluang pengamatan terbaik, bukan sinyal kepanikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#ETF与衍生品 Melihat Hyperliquid turun dari 80% pangsa pasar menjadi 20%, beberapa orang mulai pesimis. Tapi yang ingin saya katakan adalah, titik balik cerita ini layak untuk dipandang serius.
Dari data, kompetisi di jalur derivatif memang semakin ketat, "likuiditas yang disewa" membuat dana mengalir secara jangka pendek ke platform yang menawarkan insentif lebih besar. Ini sangat normal—selalu ada pelari awal. Tapi masalah utama bukan pada peringkat saat ini, melainkan pada arah evolusi infrastruktur.
HIP-3 dan Builder Codes mewakili pergeseran dari B2C ke B2B, inovasi arsitektur ini dalam jangka pendek mungkin terlihat seperti mundur, padahal sebenarnya sedang membangun parit perlindungan yang lebih dalam. Saya akan beri analogi: jika sebelumnya Hyperliquid bersaing dalam fitur dan kecepatan, sekarang ia membangun infrastruktur ekosistem—ini membutuhkan waktu untuk matang, tapi begitu matang, sangat sulit diduplikasi oleh pesaing yang hanya mengandalkan kompetisi semata.
Ada sudut pandang investasi yang layak dipikirkan: saat kita melihat platform derivatif, jangan hanya fokus pada fluktuasi pangsa pasar jangka pendek. Penentu pemenang jangka panjang biasanya adalah proyek yang bersedia melakukan penyesuaian strategi setelah keuntungan mencapai puncaknya. Sama seperti membangun portofolio investasi, koreksi sementara pada satu aset tidak berarti arah yang salah, yang penting adalah menilai apakah mereka sedang melakukan penataan jangka panjang yang benar.
Bagi yang ingin mengelola eksposur derivatif secara stabil, disarankan untuk memandang lebih jauh ke depan. Perubahan pangsa pasar jangka pendek seringkali merupakan peluang pengamatan terbaik, bukan sinyal kepanikan.