Harga Aluminium Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun! Konflik Timur Tengah Memutus Pasokan, Analis Menargetkan Level 4000 Dolar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Konflik di Timur Tengah sedang membentuk ulang pola pasar aluminium global. Penutupan nyata Selat Hormuz menyebabkan gangguan pasokan yang serius, mendorong harga aluminium menjadi yang terkuat di antara logam industri dalam putaran ini, dan saat ini mendekati level tertinggi dalam empat tahun.

Sejak pecahnya konflik pada 28 Februari, harga aluminium tiga bulan di London Metal Exchange (LME) melonjak hingga 10%, dan pada Rabu sore waktu London ditutup sekitar 3.370 dolar AS per ton, meningkat sekitar 8% dari sebelum konflik. Ketegangan di sisi pasokan semakin memburuk karena pengumuman pengurangan produksi oleh perusahaan smelter aluminium terbesar di dunia, Alba, dan kekhawatiran pasar terhadap kekurangan pasokan global terus meningkat.

Lembaga riset industri logam CRU Group memperingatkan, jika tingkat persediaan terus menurun dan gangguan pasokan di Timur Tengah berlanjut, harga aluminium berpotensi naik lebih jauh hingga mencapai 4.000 dolar AS per ton.

Dua pukulan terhadap pasokan

Penutupan nyata Selat Hormuz adalah faktor utama pendorong kenaikan harga aluminium kali ini. Meskipun aluminium adalah logam yang paling melimpah di kerak bumi, namun sangat penting di bidang elektronik, transportasi, konstruksi, fotovoltaik, dan kemasan, sehingga gangguan pasokan apa pun akan segera mempengaruhi harga.

Keputusan Alba untuk mengurangi produksi semakin memperbesar dampak gangguan pasokan. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi sekitar 1,6 juta ton per tahun, dan pengurangan produksi kali ini mencapai 19%, yang setara dengan kekurangan sekitar 300.000 ton per tahun, secara signifikan memperburuk kekhawatiran pasar terhadap pasokan aluminium.

Guillaume Osouf, analis utama CRU Group, dalam laporan terbarunya menunjukkan bahwa, jika bukan karena permintaan aluminium global yang secara keseluruhan lemah, kenaikan harga aluminium di LME saat ini seharusnya lebih signifikan. Ia juga memperingatkan, “Jika konflik berlanjut, kemungkinan besar akan mengubah secara fundamental pandangan pasar kita untuk sisa tahun ini, yang tidak hanya berasal dari gangguan pasokan global yang berkepanjangan, tetapi juga dapat memberikan tekanan negatif terhadap permintaan.”

Partisipasi lembaga terbatas, posisi short perlahan bertambah

Meskipun harga aluminium meningkat secara signifikan, pasar umumnya menganggap bahwa tren ini sulit meniru lonjakan investasi ritel pada logam seperti perak atau tembaga. Sebuah laporan menyebutkan, seorang analis merasa “terkejut” dengan masuknya dana ritel ke dalam logam yang sangat industri ini.

Partisipasi dari lembaga juga terbatas. Osouf mengungkapkan kepada CNBC bahwa sejak pecahnya konflik, posisi long fund tetap relatif stabil dibandingkan akhir Januari. Sebaliknya, posisi short justru meningkat lebih aktif—bertambah sekitar 15.000 kontrak. “Ini menunjukkan bahwa sejumlah besar investor memperkirakan harga akan kembali turun dari level saat ini,” tambahnya.

Struktur posisi ini mencerminkan adanya perbedaan pandangan yang jelas di pasar mengenai tren kenaikan harga aluminium yang berkelanjutan. Durasi gangguan pasokan akan menjadi variabel penting dalam menentukan arah pasar ke depan.

Peringatan risiko dan ketentuan penafian

Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus menilai apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Segala risiko dan tanggung jawab atas keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pengguna.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan