Banyak orang tergoda oleh "keuntungan besar" dari investasi dengan leverage tinggi, membayangkan menggunakan 10 juta untuk menggerakkan aset senilai 100 juta, dan jika pasar berjalan sesuai harapan, keuntungan bisa sepuluh kali lipat. Tetapi kenyataannya, investasi dengan leverage tinggi seperti pedang bermata dua—keuntungan yang diperoleh mungkin adalah imbal hasil yang diharapkan, tetapi kerugiannya bisa berujung pada kehilangan seluruh modal. Artikel ini akan membahas secara mendalam esensi, risiko, dan peluang dari investasi leverage tinggi, membantu Anda menilai secara rasional apakah bidang berisiko tinggi ini cocok untuk Anda.
Mengapa investasi leverage tinggi begitu menarik?
Konsep inti dari trading leverage sangat sederhana: meminjam uang untuk berinvestasi. Anda tidak menggunakan seluruh dana sendiri untuk bertransaksi, melainkan menjaminkan sebagian dana (margin), dan dengan modal yang lebih kecil, dapat mengendalikan posisi pasar yang lebih besar.
Bayangkan: Anda memiliki 10 juta, tanpa leverage hanya bisa membeli saham senilai 10 juta. Tetapi jika menggunakan leverage 10 kali, cukup menjaminkan 10 juta sebagai margin, Anda bisa mengendalikan aset bernilai 100 juta. Ini adalah interpretasi dari kutipan terkenal Archimedes dalam dunia keuangan—"