Pada saat pencatatan hari Kamis, Hyperliquid (HYPE) telah mundur ke wilayah garis EMA 50 hari di sekitar angka 28,85 USD, sehingga memperpanjang tren koreksi hampir 10% sejak awal minggu. Yang perlu diperhatikan, tekanan beli di pasar derivatif menunjukkan tanda-tanda melemah secara jelas, menciptakan kondisi bagi posisi jual (short) untuk meningkat dan mendominasi.
Dalam konteks ini, garis EMA 50 hari dianggap sebagai “garis pertahanan” teknikal penting, berperan kunci dalam menentukan tren jangka pendek HYPE dalam waktu dekat.
Hyperliquid (HYPE) – token dari platform pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang fokus pada kontrak berjangka permanen – menunjukkan tanda-tanda kelelahan saat permintaan dari kelompok investor kecil melemah secara nyata. Berdasarkan data dari CoinGlass, open interest (OI) kontrak berjangka HYPE telah menurun sekitar 2% dalam 24 jam, menjadi 1,34 miliar USD. Perkembangan ini menunjukkan banyak trader secara aktif menutup posisi, kemungkinan karena tekanan likuidasi wajib atau tren pengurangan leverage dalam kondisi pasar yang kurang menguntungkan.
Seiring dengan penurunan OI, total nilai posisi long yang dilikuidasi dalam periode yang sama mencapai 3,07 juta USD, jauh melebihi 228.950 USD dari posisi short. Perbedaan besar ini mencerminkan fenomena pasar yang sedang “mencari” posisi Long di pasar derivatif HYPE. Tekanan likuidasi yang kuat ke arah bullish telah menekan rasio long/short ke angka 0,9037, lebih rendah dari ambang keseimbangan 1, yang menunjukkan bahwa bearish secara perlahan mulai mendominasi dan psikologi pasar terus condong ke tren berhati-hati.
Data derivatif HYPE | Sumber: CoinGlass## Apakah HYPE mampu mempertahankan level EMA 50 hari?
Pada saat penulisan hari Kamis, Hyperliquid kehilangan level support penting saat menembus di bawah garis EMA 50 hari di 28,85 USD, mencatat penurunan hampir 1% dalam sesi tersebut. Penembusan garis moving average jangka pendek ini — sementara garis tersebut masih berada di bawah EMA 200 hari di 32,75 USD — adalah sinyal bahwa struktur tren secara keseluruhan condong ke arah bearish.
Grafik harian HYPE/USDT | Sumber: TradingView Jika harga menutup di bawah 28,85 USD, skenario break akan dikonfirmasi, membuka potensi penurunan lebih dalam ke wilayah support di 23,58 USD, yang merupakan titik terendah yang terbentuk pada 21/12. Dalam kondisi tekanan jual yang meningkat, level 20,82 USD — titik terendah 10/10 — akan menjadi garis pertahanan berikutnya yang kuat bagi pasar.
Indikator teknikal juga semakin memperkuat prospek negatif. MACD pada kerangka waktu harian telah berbalik ke arah turun dan membentuk crossover penurunan sejak awal minggu, dengan histogram negatif yang terus membesar, mencerminkan pelemahan yang semakin nyata. Sementara itu, RSI turun ke angka 48 dan menembus di bawah level netral setelah keluar dari wilayah overbought, menunjukkan bahwa tekanan jual masih dominan dan ruang untuk penurunan masih ada.
Namun, jika HYPE mampu kembali dan menutup di atas garis EMA 50 hari di 28,85 USD, tekanan penurunan jangka pendek akan mereda, membuka peluang bagi harga untuk pulih dan mencoba menembus garis EMA 200 hari di 32,75 USD.
Artikel Terkait
Aktivitas Ethereum mencapai rekor tertinggi karena kapitulasinya massal - U.Today
Dogecoin Menguji Dukungan $0.090 Setelah Penurunan 3.4% Saat Pedagang Mengawasi Rentang Harga Kunci
Harga PEPE di $0.053259 karena Rentang Ketat dan Volume yang Menurun Membentuk Aktivitas Pasar Jangka Pendek
Kinerja ETF XRP Dipuji sebagai 'Sangat Mengagumkan' oleh Bloomberg - U.Today
Crypto Bersinar di Tengah Kejutan Minyak Timur Tengah dan Penjualan Pasar
XRP Menahan Dukungan $1.34 Sementara Peta Panas Leverage Menyoroti Zona Risiko $1.30