Berita Gate News: menjelang berakhirnya opsi Bitcoin dan Ethereum bernilai lebih dari 2,1 miliar dolar pada 3 April 2026, pasar menunjukkan perubahan penting. Seekor paus besar melakukan pembalikan posisi multi-sisi dalam waktu singkat: pertama membangun posisi long di sekitar 66k dolar dan menutup posisi di atas 68k dolar untuk meraih keuntungan, lalu dengan cepat beralih untuk membeli lebih dari 2000 opsi beli put Bitcoin, bertaruh bahwa harga akan menembus di bawah 66k dolar.
Data on-chain dan derivatif menunjukkan bahwa aksi ini tertangkap oleh analis dari Greeks.live, yang mengindikasikan bahwa dana besar bersikap hati-hati terhadap kisaran harga saat ini. Harga Bitcoin saat ini sekitar 66.575 dolar, sementara titik nyeri maksimum opsi berada di sekitar 68k dolar; harga spot berada di bawah level tersebut, sehingga meningkatkan probabilitas realisasi strategi pihak bearish. Jika harga gagal pulih sebelum penyelesaian, posisi put terkait akan mendapat manfaat secara signifikan.
Secara struktural, nilai nosional opsi Bitcoin pada kali ini sekitar 1,84 miliar dolar; opsi call masih mendominasi, tetapi opsi put terkonsentrasi pada strike price kunci, sehingga menciptakan tekanan penurunan jangka pendek. Di saat yang sama, nilai nosional opsi Ethereum sekitar 320 juta dolar, dan rasio put/call-nya mencapai 0,72, yang menunjukkan kebutuhan lindung nilai yang lebih kuat serta bahwa pasar lebih sensitif terhadap risiko penurunan Ethereum.
Perlu dicatat bahwa sebelum penyelesaian opsi, biasanya terjadi aksi lindung nilai gamma yang agresif, sehingga harga cenderung berfluktuasi menuju kisaran kunci. Perbedaan pandangan pasar saat ini terpusat pada rentang 66k dan 68.000 dolar: jika pembeli di pihak long memperkuat order beli, Bitcoin berpotensi memantul untuk menguji tekanan di bagian atas; jika pihak bearish mendominasi, probabilitas menembus level support kunci akan meningkat.
Aksi cepat pembalikan posisi dari paus ini dinilai sebagai sinyal penting, yang mencerminkan penilaian ulang profesional terhadap pergerakan jangka pendek. Di tengah ketidakpastian makro dan kondisi likuiditas yang mengetat, pasar derivatif kini menjadi jendela penting untuk menilai arah tren.