Gangguan Pengiriman di Selat Hormuz Berpotensi Memicu Penurunan Produksi Tanaman Global pada H2 2026-2027, Peringatan FAO

GateNews

Menurut Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu dalam pertemuan menteri-menteri Mediterania pada 7 Mei, kekurangan pupuk global akibat gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz akan menyebabkan penurunan hasil panen dan ketatnya pasokan pangan pada paruh kedua 2026 dan 2027. Qu mencatat bahwa bahkan keterlambatan pengiriman pupuk selama beberapa minggu pada periode pertumbuhan tanaman yang krusial akan mengakibatkan kerugian produksi yang signifikan. Afrika, Asia, dan Timur Tengah yang sangat bergantung pada impor pupuk menghadapi risiko tertinggi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Kontrak Berjangka Minyak Mentah WTI Turun 2,04% menjadi $93,13/barel pada 7 Mei, menyempit dari penurunan 5%

Pada 7 Mei, futures minyak mentah WTI turun 2,04% menjadi $93,13 per barel, menyempit dari penurunan sebelumnya yang sempat melebihi 5%. Futures minyak mentah Brent turun 2,17% menjadi $99,1 per barel.

GateNews2jam yang lalu

S&P 500 Stabil Sementara AS Menantikan Respons Iran

Indeks saham AS bertahan stabil mendekati level tertinggi sepanjang masa pada Selasa ketika investor memantau perkembangan geopolitik dan laporan pendapatan perusahaan. Indeks S&P 500 naik 0,1% pada pukul 09:34 pagi waktu New York, sementara Indeks Nasdaq 100 menguat 0,2%, menurut data pasar. Kinerja Pasar Enam dari 11 sektor diperdagangkan i

CryptoFrontier4jam yang lalu

Kejaksaan AS (DOJ) dan CFTC Meluncurkan Investigasi atas Perdagangan Minyak Mencurigakan Senilai $2,6 Miliar Menjelang Pengumuman Trump soal Iran

Menurut BlockBeats, pada 7 Mei, Departemen Kehakiman AS dan CFTC meluncurkan penyelidikan atas serangkaian transaksi pasar minyak yang mencurigakan senilai lebih dari $2,6 miliar yang terjadi tak lama sebelum pengumuman besar Trump terkait Iran. Para pedagang bertaruh harga minyak akan turun, dan harga

GateNews6jam yang lalu

WTI Crude Oil Turun ke $91 per Barel, Turun 6,28% Hari Ini

Berdasarkan data Gate, minyak mentah WTI turun menjadi $91 per barel hari ini, anjlok 6,28% dalam perdagangan harian. Minyak mentah Brent merosot di bawah $95 per barel, turun 5,43% pada periode yang sama. Perak spot naik di atas $81 per troy ons, menandai level tertingginya sejak 17 April, naik 4,74% dalam perdagangan harian.

GateNews6jam yang lalu

Kapal tanker minyak mentah milik Tiongkok Diserang di Selat Hormuz pada 4 Mei, Dek Terbakar

Menurut BlockBeats, sebuah kapal tanker minyak mentah yang dimiliki pihak asal Tiongkok diserang di pintu masuk Selat Hormuz pada 4 Mei, dengan dek kapal terbakar. Kapal tersebut diidentifikasi sebagai “CHINA OWNER&CREW” selama serangan. Pada 6 Mei, Prancis

GateNews7jam yang lalu

OPEC+ menambah produksi 188 ribu barel per hari: rapat pertama tanpa UAE, tuan rumah Arab Saudi memimpin pengetatan kenaikan produksi

UEA telah keluar dari OPEC, sementara OPEC+ akan mengumumkan kenaikan produksi sebesar 188 ribu barel per hari pada pertemuan bulan Mei untuk bulan Juni, tanpa melibatkan UEA, dengan tujuh negara berkoordinasi untuk menahan. Kepergian UEA membuat pengaruh organisasi menjadi terbatas; jika kemudian ia kembali menaikkan produksi secara independen, pasar berpotensi kembali tertekan. Fokus ke depan: arah pertemuan bulan Juni, langkah independen UEA, dan peran pasokan AS dari serpih (shale) yang terhambat di Hormuz.

ChainNewsAbmedia7jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar