Aktivitas perdagangan SHIB meningkat, tetapi harga tetap terjebak dalam kisaran konsolidasi yang sempit.
Akumulasi paus meningkat sementara beberapa pemegang jangka panjang, termasuk Aoki, keluar dari posisi.
Volume derivatif dan arus masuk yang kuat gagal memicu terobosan harga bullish yang bermakna.
Shiba Inu terus menarik perhatian di seluruh pasar, namun pergerakan harga menceritakan kisah yang berbeda. Aktivitas perdagangan telah meningkat tajam, dan data derivatif menunjukkan partisipasi yang terus naik. Pemegang besar juga melakukan langkah berani ke dua arah. Sebagian keluar dari posisi sepenuhnya, sementara yang lain mengakumulasi dengan agresif. Bahkan dengan perkembangan ini, SHIB masih kesulitan menembus kisaran sempitnya. Sentimen pasar terasa aktif, tetapi arah harga tetap lemah dan tidak pasti.
$SHIB to lose the bullish momentum? 400 billion Shiba Inu injected on exchanges https://t.co/UaSa8PDAOs
— U.Today (@Utoday_en) April 18, 2026
Shiba Inu mencatat lonjakan kuat dalam aktivitas derivatif selama pekan ini. Volumenya melonjak lebih dari 100% menjadi lebih dari $161 juta. Bahkan setelah sedikit mendingin, level perdagangan tetap tinggi. Ini menunjukkan minat yang berkembang dari trader jangka pendek di seluruh pasar. Open Interest juga terus naik secara stabil, meningkat lebih dari 3% pada periode yang sama.
Data saat ini menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan di atas 9%, menandakan posisi leverage baru. Para trader tampaknya sedang bersiap untuk kemungkinan pergerakan terobosan. Namun, pergerakan harga belum mengonfirmasi arah yang kuat. SHIB terus diperdagangkan dalam kisaran sempit antara $0.0000055 dan $0.000006. Pekan lalu menghasilkan kenaikan kecil sekitar 3.7%. Pergerakan harian menambah sinyal pemulihan lain sebesar 4.4%.
Namun, tren yang lebih luas masih negatif setelah penurunan tajam sejak awal tahun hingga hampir 47%. Data bursa menunjukkan arus keluar besar sebesar 89.49 miliar token SHIB. Ini sering kali menandakan akumulasi dan berkurangnya tekanan jual. Meski dengan tren ini, harga gagal bereaksi kuat. Momentum yang lemah terus menghambat upaya pemulihan yang berarti.
Perilaku pasar di sekitar SHIB menunjukkan perpecahan yang jelas antara peserta besar. Di satu sisi, seorang pemegang yang terkenal keluar dari posisi jangka panjang. DJ Steve Aoki menutup sepenuhnya eksposurnya terhadap Shiba Inu setelah hampir lima tahun. Kepindahannya sejalan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan pergeseran arus pasar. Data on-chain menunjukkan bahwa keluarnya Aoki terjadi selama periode yang volatil. Aoki secara bertahap mengurangi eksposur sebelum akhirnya meninggalkan posisi tersebut.
Pada saat yang sama, dompet paus menunjukkan aktivitas pembelian yang kuat. Sekitar 2.02 triliun token SHIB masuk ke dompet besar dalam waktu singkat. Nilai pembelian itu mencapai hampir $12.16 juta. Ini menunjukkan meningkatnya minat dari investor bermodal besar meskipun kinerja harga lemah.Pergerakan yang berlawanan ini menciptakan gambaran pasar yang campur aduk. Trader ritel dan derivatif menunjukkan aktivitas yang meningkat.
Paus terus mengakumulasi, sementara beberapa pemegang jangka panjang keluar. Namun, harga masih belum mengonfirmasi adanya struktur bullish apa pun. SHIB tetap terjebak dalam kisaran sempit tanpa terobosan yang jelas. Aktivitas yang kuat berlanjut, tetapi arahnya tetap tidak jelas. Trader sekarang mengamati apakah akumulasi pada akhirnya akan berujung pada kekuatan harga. Untuk saat ini, momentum tetap terbatas meskipun minat meningkat di seluruh papan.
Artikel Terkait
SHIB Kesulitan Pulih karena Pengembangan Baru Gagal Mengangkat Aksi Harga
Kenaikan Shiba Inu Menguat saat Volume Melonjak
Shiba Inu Melihat Arus Keluar Token 82,5B karena Struktur Pasar Berubah
Shiba Inu Mengalami Arus Keluar Token Sebesar 82,5B karena Struktur Pasar Berubah
SHIB Menghadapi Tekanan Jual yang Meningkat Setelah Masuknya 400B Token
Shiba Inu Melihat Arus Keluar Token Sebesar 82,5B saat Struktur Pasar Berubah