Wawasan Utama:
Shiba Inu diperdagangkan di sekitar $0.0000060 karena volatilitas menyempit dan momentum yang menurun memberi sinyal fase breakout yang akan datang setelah berbulan-bulan penurunan yang berkelanjutan.
Open interest turun menjadi $68 juta, sementara arus keluar spot yang terus berlanjut menyoroti sentimen yang berhati-hati dan keyakinan terbatas di kalangan trader di pasar derivatif dan spot.
Support kuat antara $0.0000050 dan $0.0000057 terus bertahan sebagai penahan, sementara resistance di sekitar $0.0000068 membatasi upaya kenaikan, membentuk arah harga jangka pendek.
Shiba Inu terus diperdagangkan dalam kisaran yang terkompresi setelah berbulan-bulan penurunan yang stabil. Pergerakan harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, mengonfirmasi struktur bearish yang lebih luas sejak akhir 2025. Namun, konsolidasi terbaru di dekat level terendah kunci menunjukkan tanda-tanda stabilisasi saat tekanan jual mulai melemah.
Selain itu, volatilitas yang berkurang dan pergerakan harga yang mendatar mengindikasikan perubahan dalam perilaku pasar. Trader kini memantau fase ini dengan saksama, karena kisaran yang menyempit sering kali mendahului pergerakan arah yang kuat.
SHIB masih diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 50, 100, dan 200-nya, yang memperkuat sentimen bearish di seluruh time frame yang lebih tinggi. Namun, harga telah berhenti membuat lower low yang agresif, yang menunjukkan momentum penurunan telah melemah.
Selain itu, Bollinger Bands telah menyempit secara signifikan, menyoroti volatilitas yang berkurang. Setup ini biasanya menandakan fase ekspansi yang akan datang, di mana harga menembus dengan tegas ke satu arah.
Support antara $0.0000050 dan $0.0000057 terus menarik permintaan yang stabil, dengan pembeli mempertahankan zona ini berulang kali. Level $0.0000060 kini bertindak sebagai pivot kritis yang menentukan arah jangka pendek.
Sumber: TradingView
Namun, resistance tetap kuat antara $0.0000065 dan $0.0000068, membatasi upaya kenaikan. Akibatnya, breakout di atas kisaran ini dapat membuka jalan menuju zona resistance yang lebih tinggi di dekat $0.0000088 dan $0.0000099.
Open interest telah turun secara bertahap setelah lonjakan sebelumnya, yang mencerminkan aktivitas spekulatif yang berkurang di pasar derivatif. Posisi saat ini di dekat $68 juta menunjukkan bahwa trader tetap berhati-hati dan menghindari paparan leverage yang agresif.
Selain itu, arus pasar spot menunjukkan outflows yang terus berlanjut selama beberapa bulan terakhir. Meskipun inflow kecil menyarankan akumulasi awal, hal tersebut tidak mempertahankan momentum naik, sehingga sentimen tetap meredup.
Aktivitas token burn terus mengurangi suplai beredar secara bertahap, dengan lebih dari 410 triliun token dihapus permanen. Namun, suplai yang tersisa masih melebihi 585 triliun token, yang membatasi dampak harga segera dari burn.
Secara signifikan, tingkat burn terbaru tetap moderat, sehingga mengurangi kemampuannya untuk memengaruhi pergerakan harga jangka pendek. Oleh karena itu, dinamika suplai saja tidak memberikan dukungan kuat untuk pemulihan.
Kompresi harga dalam kisaran sempit mencerminkan fase akumulasi di mana volatilitas bersiap untuk melebar. Struktur yang menegang ini selaras dengan leverage yang berkurang dan partisipasi yang menurun di seluruh pasar.
Selain itu, bertahan pada support $0.0000060 dapat memicu pergerakan menuju $0.0000073 dan seterusnya. Namun, jika terjadi breakdown di bawah level ini, dapat mengungkap zona permintaan yang lebih rendah di dekat $0.0000057 dan $0.0000050.
Artikel Terkait
Shiba Inu Menjaga Support saat 31,7B SHIB Mengalir ke Bursa
Pemegang BONE Shiba Inu Melejit Melewati 93.000 saat Aktivitas Shibarium Makin Cepat
Basis Pemegang SHIB Melonjak oleh 10.000 Dompet hingga 1,573M saat Shibarium Mencapai 1 Miliar Transaksi
SHIB Menunjukkan Sinyal Bullish Pertama Sejak Februari Saat Momentum Pembakaran Mulai Melemah
Shytoshi Kusama Kembali ke X Setelah 13 Hari Sunyi, Mengumumkan Diskusi Komunitas pada Hari Sabtu saat SHIB Turun 1,8%
Kenaikan Shiba Inu Menguat karena Volume Meningkat Pesat